Hargo.co.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transigrasi (Mendes-PDTT), Eko Putro Sandjojo mengaku sangat kaget karena anak buahnya Sugito, Inspektur Jenderal (Irjen) ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Padahal, kata Eko, Sugito adalah sosok yang mendukung terhadap pemberantasan korupsi di Kemendes PDTT. Sehingga dia mengaku tidak percaya kabar sumir yang menyebutkan anak buahnya tersebut terkena OTT KPK.
“Dia sangat keras memberantas korupsi di Kemendes. Di hati kecil saya tidak percaya Sugito terkena masalah ini,” ujar Eko dalam konfrensi pers di kantornya, Kalibata, Jakarta, Sabtu (27/5).
Ketidakpercayaan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini karena Sugito adalah yang menggagas pembentukan Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di kementeriannya. Sehingga Sugito adalah orang yang berkomitmen melakukan pemberantasan korupsi.
Kendati demikian, dirinya terpaksa harus menerima cobaan yang dihadapi institusi yang dipimpinnya ini dan tidak akan melakukan intervensi terhadap kasus yang menimpa anak buahnya itu. “Kejadian ini bisa membawa pelajaran buat Kemendes untuk bisa perbaiki lebih baik lagi,” katanya.
Sebelumnya, dalam kasus suap pemberian opini WTP dari BPK ke Kemendes, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka suap. Mereka diantaranya adalaj Irjen Kemendes Sugito, Eselon III Kemendes JDT, Eselon I BPK RS dan Auditor BPK ALS.
Sugito dan JDT disanga telah memberikan uang kepada RS dan ALS supaya Kemendes memperoleh predikat opini WTP dalam laporan keuangannya. Uang senilai Rp 40 juta disita KPK yang merupakan sisa dari komitmen fee sebesar Rp 240 juta.
Sugito dan JDT disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Sedangkan RS dan ALS disangka melanggar pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 UU Nomor 31 tahun 19999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (hg/cr2/JPG)
