Sabtu, 3 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



ASIAN GAMES: Gorontalo Tim Inti Timnas Takraw

Oleh Aslan , dalam Headline Sportivo , pada Selasa, 7 Agustus 2018 | 12:28 Tag: , , ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Pesta olahraga se Asia, Asian Games yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang tahun ini, dimanfaatkan atlet-atlet muda asal Gorontalo. Lima atlet asal daerah ini, menjadi bagian dari 50 atlet Indonesia yang siap berlaga di ajang Asian Games. Mereka memperkuat tim nasional (Timnas) untuk cabang olahraga sepaktakraw.

“Alhamdulillah kita punya lima atlet dan satu pelatih yang sekarang menjadi bagian tim inti timnas sepaktakraw Asian Games Indonesia,” kata sekertaris Pengprov PSTI Gorontalo, Mud Mada kepada Gorontalo Post.

Kelima atlet sepaktakraw Gorontalo tersebut nantinya akan tampil pada tiga nomor perlombaan untuk cabang olahraga sepaktakraw di Asian Games yang akan berlangsung dua pekan nanti di Palembang. “Mereka semua masuk skuad inti timnas di tiga nomor yang dipertandingkan nanti, yakni tim, regu dan quadrant,” ujar Muid Mada.

Kelima atlet sepaktakraw Gorontalo ini sejatinya sudah kerap menjadi langganan timnas sepaktakraw Indonesia diberbagai event internasonal. Mereka masing-masing Abdul Halim Rajiu, Hendra Pago, Herson Mohamad, Reski Jaina dan Risky Pago. Serta seorang pelatih timnas asal Gorontalo Asry Syam. “Kemarin mereka juga ambil bagian mewakili Indonesia diajang SEA Games, kemudian Kejuaraan dunia sepaktakraw yang dilangsungkan di Malaysia,” ungkap Mud Mada.

Dengan modal dua kali meraih medali emas diajang Pekan Olahraga Nasional (PON) yakni PON 2012 di Riau dan PON 2016 di Jawa barat, Mud Mada berharap modal pengalaman dan mental bertanding mereka yang terlatih sejak usia pelajar bisa terus ditingkatkan lagi demi nama harum bangsa Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games tahun ini.

Sementara terpisah, Hendra Pago mewakili rekan-rekan atlet Gorontalo yang siap mengibarkan merah putih di ajang Asian Games, saat dihubungi Gorontalo Post semalam berharap doa dan dukungan semua masyarakat Gorontalo agar ia dan rekan-rekannya di timnas sepaktakraw Indonesia bisa mempersembahkan medali emas untuk Indonesia “Kami mohon doa dan dukungannya agar kami bisa meraih prestasi dan membanggakan bangsa ini,” harap Hendra Pago yang juga kapten tim timnas sepaktakraw Indonesia itu.

Harapan senada juga disampaikan pelatih timnas sepaktakraw ASG Indonesia, Asry Syam. “doa dan dukungan semua masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Gorontalo akan sangat membantu anak-anak diri sisi psikisnya sehingga nanti dipertandingan dapat tampil dengan performa terbaik, amin,” ucap pelatih yang juga seorang doktor olahraga Gorontalo tersebut.(ysn)

Tak Pernah Dijenguk

Meski sudah kerap mendapat tanggung jawab dan dipercaya memperkuat timnas sepaktakraw Indonesia diberbagai ajang interasional, namun atlet-atlet sepaktakraw Indonesia asal Gorontalo masih minim perhatian dari pemerintah daerah.

Terbukti, sejak terpilih mewakili Indonesia diajang Asean Games, kelima atlet asal Gorontalo plus satu pelatih belum pernah ‘dijenguk’ para petinggi daerah. Padahal, tidak jarang pejabat atau wakil rakyat Gorontalo yang hilir mudik bertandang ke ibukota. “Selain sangat bangga dan senang bisa memperkuat Indonesia diajang Asean Games, tapi kami juga merasa sangat sedih jika melihat teman-teman lain di pusat latihan nasional (Pelatnas) yang sering dijenguk pejabat daerahnya masing-masing, sementara kami belum pernah,” keluh Herson Mohamad, atlet sepaktakraw Gorontalo yang sempat heboh usai pulang Sea Games dan PON 2016 silam, harus narik bentor untuk menyambung hidup.

Bagi Herson dkk, meski hanya sekedar menyapa dan melihat langsung bagaimana keuletan serta keseriusan mereka berlatih selama dikarantina menghadapi AG, sudah lebih dari cukup untuk menambah semangat berlatih jelang memasuki arena pertarungan di AG 18 Agustus mendatang. “jujur kami iri dengan teman-teman di pelatnas, mereka yang hanya diwakili satu dua orang saja perhatian pemerintah daeranya sangat besar. sementara kita yang lima orang yang bisa dibilang atlet inti di tim ditambah pelatih, sampai sekarang belum ada pejabat yang menjenguk.

Kalaupun ada kemarin hanya pak sekum PSTI Gorontalo dan coach Herson yang menyempatkan diri mampir menjenguk kami,” beber Herson Mohamad Sehingganya atlet asal Isimu, Kabupaten Gorontalo ini sangat berharap doa dukungan dan jika perlu support langsung perjuangan mereka di GOR Jakabaring, Pelembang dua pekan depan. “Selain doa dan dukungan yang kami harapkan datang dari semua masyarakat Gorontalo. Kiranya juga jika ada orang Gorontalo atau pejabat di Gorontalo yang ingin ke Ibukota, sempatkanlah mampir melihat dan mengsupport langsung kami diarena, biar kami lebih semangat lagi,” harapnya.(ysn)

Asry Syam (Pelatih)
Karir : Kejuaraan Dunia Sepaktakraw
SEA Games
ASEAN BEACH GAMES (ABG)
ASEAN SHOOLS GAMES (ASG)
PON 2008, PON 2012, PON 2016

Abdul Halim Rajiu (Atlet)
Posisi : Tekong
Karir : Kejuaraan Dunia Sepaktakraw
SEA Games
ASEAN BEACH GAMES (ABG)
ASEAN SHOOLS GAMES (ASG)
PON 2012, PON 2016

Hendra Pago (Atlet)
Posisi : Spiker dan Umpan
Karir : Kejuaraan Dunia Sepaktakraw
SEA Games
ASEAN BEACH GAMES (ABG)
ASEAN SHOOLS GAMES (ASG)
PON 2008, PON 2012, PON 2016

Herson Mohamad (Atlet)
Posisi : Spiker dan Umpan
Karir : Kejuaraan Dunia Sepaktakraw
SEA Games
ASEAN BEACH GAMES (ABG)
ASEAN SHOOLS GAMES (ASG)
PON 2012, PON 2016

Reski Jaina (Atlet)
Posisi : Umpan
Karir : Kejuaraan Dunia Sepaktakraw
SEA Games
ASEAN BEACH GAMES (ABG)
ASEAN SHOOLS GAMES (ASG)

Risky Pago (Atlet)
Posisi : Tekong
Karir : Kejuaraan Dunia Sepaktakraw
SEA Games
ASEAN BEACH GAMES (ABG)
ASEAN SHOOLS GAMES (ASG)

(Visited 29 times, 1 visits today)

Komentar