Hargo.co.id GORONTALO –Rumah Sakit Islam Gorontalo, hingga kini kondisinya cukup memprihatinkan. Konflik internal yang terjadi selama ini seolah tidak menemukan titik terang dalam penyelesaiaannya.
Sejak awal hingga memasuki pekan ketiga Juli 2016, kondisi RSI Gorontalo tampak sepi dan lengang. Tak terlihat aktivitas perawatan pasien baik di ruang UGD maupun di ruang rawat inap.
Seluruh ruang rawat inap (kamar pasien,red) tampak kosong. Baik di ruang VIP maupun ruang perawatan umum tak terlihat ada pasien yang dirawat. Kondisi serupa juga berlaku di ruang Unit Gawat Darurat (UGD). Tak ada dokter maupun perawat yang lalu lalang. Hanya sederetan tempat tidur kosong.
Bahkan sejak pagi hingga malam hari tak tampak dokter umum maupun dokter spesialis yang bertugas. Yang ada hanya beberapa orang pegawai rumah sakit, apoteker serta petugas security. Itupun tak banyak aktivitas yang dilakukan.
“Untuk sementara rumah sakit belum menerima pasien rawat inap,†ujar salah seorang pegawai RSI Gorontalo.
Ia menambahkan, saat ini pelayanan yang bisa dilakukan pihak RSI Gorontalo yakni pelayanan bagi pasien rawat jalan. “Untuk kapan bisa menerima pasien rawat inap kami belum tahu. Sebab, saat ini katanya masih dilakukan rapat antara tenaga medis dan yayasan,†ungkap pegawai tersebut.
