Kabar Politik

Bangkitkan UMKM dan Lahirkan 1.000 Sarjana Tiap Kecamatan, Dua dari Sekian Program ST-12 For Kabgor

×

Bangkitkan UMKM dan Lahirkan 1.000 Sarjana Tiap Kecamatan, Dua dari Sekian Program ST-12 For Kabgor

Share this article
Bangkitkan UMKM dan Lahirkan 1.000 Sarjana Tiap Kecamatan, Dua dari Sekian Program ST-12 For Kabgor
Bakal Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi dan Tony Yunus pada acara deklarasi yang berlangsung di lapangan Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Jumat (20/9/2024) malam. (Foto: Deice/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi dan Tony Junus (ST-12) membawa program guna mewujudkan misi perubahan untuk daerah.

Berita Terkait:  Pilkada Kabgor: Sofyan Puhi Yakin Dapatkan Rekomendasi NasDem

Dari sekian banyak program yang disiapkan, dua diantaranya sempat dibeberkan Sofyan Puhi dan Tony Junus dihadapan ratusan massa yang memadati deklarasi bakal Paslon yang diusung NasDem, PDI Perjuangan dan PKS itu, di lapangan Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Jumat (20/9/2024) malam.

Dua program itu adalah membangkitkan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan melahirkan 1.000 sarjana di tiap kecamatan.

Berita Terkait:  Pilkada Kabgor: Sofyan-Toni dapat Nomor Urut 2, Petanda Cinta untuk Warga

“Bapak-ibu, saudara-saudariku, khususnya masyarakat wilayah Telaga cs. Kami hadir disini untuk bersilaturahmi. Kami (Sofyan Tony.red) punya program 1.000 sarjana per kecamatan, ribuan UMKM dengan anggaran Rp5 miliar per kecamatan,” ucap Sofyan.

Sofyan bilang, dua program tersebut, sangatlah penting dan strategis. Pasalnya, UMKM merupakan pendongkrak ekonomi, sedangkan sarjana dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

Berita Terkait:  Mekanisme Muswil PAN Dikritik: Kalau Ditentukan DPP, Buat Apa Pendaftaran Calon Ketua DPW Dibuka?

Dirinya yakin, jika dua bidang itu, dapat bangkit, maka Kabupaten Gorontalo akan maju, makmur dan sejahtera.

“Kami akan membawa perubahan untuk masyarakat menuju Kabupaten Gorontalo yang sejahtera, adil dan makmur,” ungkap Sofyan Puhi yang disambut tepuk tangan warga.
Berita Terkait:  Pilgub 2024: Survei Tinggi, TU bakal Jadi Penantang Idah dan Marten di Golkar

Dia juga mengemukakan, ST-12 juga memiliki visi, yakni Restorasi Kabupaten Gorontalo berkemajuan dan Berkelanjutan. Visi tersebut dijabarkan melalui 12 program. Salah satu diantanya peningkatan ekonomi masyarakat.

Dari data yang ada, tambah Sofyan, angka kemiskinan di Kabupaten Gorontalo hampir 16 persen. Kemiskinan ini diakibatkan oleh ekonomi masyarakat yang terpuruk.

Berita Terkait:  Bila Merlan-Syamsu Terpilih, Pemerintahan Didukung Penuh Rachmat Gobel

“Bicara ekonomi, pasti erat kaitannya dengan UMKM. Nah, kami melihat dari sisi UMKM. Tercatat UMKM ada 4.015. Mereka ini butuh bantuan modal yang layak, pelatihan, hingga pendampingan. Jika peningkatan UMKM hanya menggunakan bantuan modal yang tidak sesuai, maka target pemerintah tidak akan tercapai,” tandasnya.

“Untuk memenuhi kebutuhan 4.015 UMKM, pemerintah hari ini hanya menganggarkan sekitar Rp200 juta dalam APBD Kabupaten Gorontalo tahun 2023. Tentu ini angka yang sangat kecil, sehingga UMKM terpuruk,” ujar mantan Wakil Bupati Kabgor ini.(*) 

Berita Terkait:  AD Khaly: Sawaludin adalah Anak Muda Tulus Bangun Daerah

Penulis: Deice