Hargo.co.id, KOREA SELATAN – Hujan deras yang menyebabkan banjir besar di Seoul, Korea Selatan, menelan korban jiwa. Banjir yang merendam rumah, jalan, dan stasiun kereta bawah tanah di ibu kota Korea Selatan Seoul menewaskan sedikitnya 9 orang. Dilaporkan, 3 dari total yang meninggal karena terjebak di lantai dasar bangunan yang terendam banjir menurut Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan Korea Selatan.
Hujan deras sudah mereda pada Rabu (10/8). Namun, daerah yang telah tergenang air masih ada kenaikan tinggi air 300 milimeter (11,8 inci) dan hujan ringan diprediksi hingga Kamis (11/8).
“Sekitar 17 warga lainnya terluka dan sedikitnya 7 orang masih hilang,” sebut Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan Korea Selatan.
Pada Selasa (9/8), Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengonfirmasi 2 warga negara Tiongkok tewas. Satu tewas dalam tanah longsor di asrama di Hwaseong, selatan Seoul, sementara yang lain tersengat listrik selama pekerjaan konstruksi di luar ruangan selama badai.
Lebih dari 500 orang telah dievakuasi sejak hujan lebat melanda Seoul pada Senin (8/8) malam. Kementerian menyediakan tenda, selimut, dan barang-barang bantuan lainnya. Sementara itu, pihak berwenang meluncurkan layanan pembersihan dan penyelamatan. Sekitar 2.800 bangunan termasuk rumah, toko, tembok penahan, dan infrastruktur lainnya rusak.
Di beberapa wilayah Seoul, saluran air tersumbat dan air mengalir ke jalan-jalan dan stasiun kereta bawah tanah. Sejumlah stasiun ditutup karena banjir.
Ketika beberapa wilayah air mulai surut, puing-puing sisa lumpur berserakan di jalan-jalan. Pemilik toko mencoba menyelamatkan barang-barang mereka. Terlihat juga bagian-bagian trotoar yang hancur dan kendaraan yang rusak yang tersapu banjir.
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengirim belasungkawa kepada para korban banjir. Presiden mengatakan akan melakukan inspeksi di tempat dan bekerja untuk mencegah kerusakan tambahan. Presiden menegaskan perlunya meninjau sistem manajemen bencana karena cuaca ekstrem diperkirakan akan semakin umum karena krisis perubahan iklim.(JawaPos.com)
