Gorontalo

Bantah Pembiaran Amdal di Pohuwato, DLHK Provinsi Tegaskan Pengawasan Berjalan Sesuai Mekanisme

×

Bantah Pembiaran Amdal di Pohuwato, DLHK Provinsi Tegaskan Pengawasan Berjalan Sesuai Mekanisme

Share this article
Bantah Pembiaran Amdal di Pohuwato, DLHK Provinsi Tegaskan Pengawasan Berjalan Sesuai Mekanisme
Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Tudingan bahwa Pemerintah Provinsi Gorontalo telah melakukan pembiaran sistematis terhadap pelaksanaan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) perusahaan di wilayah Pohuwato, dibantah keras oleh pemprov.

Berita Terkait:  Dinas Arpus Provinsi Gorontalo Fasilitasi Riset Bahasa Polahi di Perpustakaan H.B. Jassin

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo, Bambang Tri Handoko menegaskan pernyataan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, Hamdi Alamri tersebut cenderung menyederhanakan persoalan kewenangan serta mekanisme pengawasan lingkungan yang diatur oleh peraturan perundang-undangan.

“Perlu kami luruskan, pengawasan Amdal tidak semata-mata dimaknai sebagai turun lapangan setiap saat. Pengawasan dilakukan melalui berbagai instrumen, termasuk evaluasi laporan berkala perusahaan, sistem pelaporan elektronik, serta koordinasi lintas pemerintah, itu jika mengacu pada Pasal 8 Permen Lingkungan Hidup No 14/2024” ujar Bambang, Rabu (14/1/2026).

Berita Terkait:  Wagub Idah Peringatkan SPPG Wajib Profesional dan Bertanggung Jawab

Ia menjelaskan bahwa pengawasan administratif merupakan bagian sah dan diakui dalam sistem pengendalian lingkungan hidup nasional, sebagaimana diatur dalam regulasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Menurut Bambang perusahaan memiliki kewajiban melaksanakan seluruh ketentuan yang tertuang dalam izin lingkungan dan melaporkan kinerjanya per semester.

Berita Terkait:  Wagub Idah Harap Pemuda Muhammadiyah Perkuat Kontribusi untuk Daerah

Namun baik laporan maupun pemantauan bukanlah menjadi solusi kalau persoalan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) tidak ditertibkan. Sehingga perlu komitmen bersama.

Terkait keterbatasan anggaran, Bambang tidak menampik adanya tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah. Namun ia menegaskan, bahwa hal tersebut tidak bisa serta-merta ditafsirkan sebagai pembiaran atau kelalaian pemerintah provinsi.

Berita Terkait:  Alami Inflasi 0,10 Persen, Pemerintah Jaga Kestabilan Harga Lewat Operasi Pasar

“Kami bekerja dalam koridor kemampuan anggaran daerah yang ditetapkan bersama DPRD Provinsi Gorontalo. Namun demikian, komitmen pemerintah provinsi terhadap perlindungan lingkungan tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kewenangan pengawasan lingkungan tidak sepenuhnya berada di tangan pemerintah provinsi.

Berita Terkait:  Perundungan Dilingkungan Sekolah Marak, Rudy Minta Peran Guru BK Dioptimalkan

Menurutnya tidak tepat jika seluruh tanggung jawab dibebankan hanya kepada pemerintah provinsi,

DPRD Pohuwato juga memiliki tanggung jawab untuk pengawasan karena aktivitas perusahaan dan dampaknya berada langsung di wilayah kabupaten. (Rls)

Berita Terkait:  Penjagub Apresiasi Komitmen dan Semangat Dasawisma Jaga Ketahanan Pangan