Kab. Gorontalo

Begini Cara Pemkab Gorontalo Cegah Pinjol, Judol, dan Game Online di Kalangan ASN

×

Begini Cara Pemkab Gorontalo Cegah Pinjol, Judol, dan Game Online di Kalangan ASN

Sebarkan artikel ini
Begini Cara Pemkab Gorontalo Cegah Pinjol, Judol, dan Game Online di Kalangan ASN
Asisten III Setda Kabupaten Gorontalo, Haris S. Tome saat melakukan sidak handphone disejumlah ASN Kabupaten Gorontalo. (Foto: Deice/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo punya cara khusus untuk mencegah dampak negatif dari pinjaman online (Pinjol), judi online (Judol) dan game online di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Berita Terkait:  Kabgor bakal Jadi Tuan Rumah Penas KTNA XVII

badan keuangan

Cara itu adalah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) handphone milik ASN. Sidak mulai dilakukan Senin (8/7/2024) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) oleh Asisten Administrasi Umum, Haris Tome yang didampingi Kadis Kominfo, Safwan Bano, Kabid Ronal Entengo.

Menurut Haris S Tome, langkah yang dilakukan merupakan tindak lanjut pernyataan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo

badan keuangan

pada apel Korpri bulan April 2024, mengenai dampak negatif Pinjol, Judol dan game online.

Berita Terkait:  Ini Penyampaian Nelson saat Audiens dengan PPDI Gorontalo

Kata Haris, pernyataan Nelson tersebut lahir dari kekhawatirannya terkait maraknya aktivitas yang telah memberikan dampak negatif pada masyarakat, terutama dikalangan ASN.

“Sehingga pentingnya pencegahan dan penanggulangan demi menjaga integritas dan profesionalisme ASN, serta melindungi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gorontalo,” ungkap Haris.

Berita Terkait:  Warga Desa Gandasari Terima BLT-DD, Nelson: Manfaatkan dengan Baik

Haris Tome menegaskan, sidak dan pemeriksaan HP pejabat dan ASN adalah untuk memastikan bahwa para ASN tidak terlibat dalam aktivitas Pinjol, Judol dan game online yang dapat merusak kredibilitas dan kinerja ASN.

“Kami tidak akan mentoleransi keterlibatan ASN dalam aktivitas yang dapat merusak citra dan kinerja pemerintahan. Kami berharap langkah ini dapat memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran ASN akan pentingnya menjauhi aktivitas negatif tersebut,” tegas Haris.

Berita Terkait:  Hendra Harap, Pemilu 2024 Berintegritas

Selain itu, ia menambahkan, pemeriksaan ini juga merupakan upaya preventif untuk melindungi ASN

dari dampak buruk yang ditimbulkan oleh Pinjol ilegal, kecanduan Judol dan dampak negatif dari game online yang berlebihan.

“Kami ingin memastikan bahwa ASN tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab mereka

tanpa terganggu oleh aktivitas yang tidak produktif dan merugikan,” pungkasnya.

Berita Terkait:  KPK Pilih Tabongo Timur Jadi Percontohan Desa Anti Korupsi

Dari hasil sidak dan pemeriksaan HP di Kantor BKPSDM, Dinas Perkim, PU, Capil dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB,

belum ditemukan adanya pejabat dan ASN yang terlibat dalam Pinjol, Judol, dan game online.

Pun begitu, informasi yang beredar terdapat sejumlah ASN Kabupaten Gorontalo terpapar game Online.(*) 

Berita Terkait:  Nelson: WCD Dorong Sinergitas Pusat dan Daerah

Penulis: Deice



hari kesaktian pancasila