Belajar Desain Interior dari Nol

×

Belajar Desain Interior dari Nol

Sebarkan artikel ini
F. Cut Tiannisa Hasanah

Hargo.co.id – Acapkali kita harus mengambil pilihan kedua jika suatu rencana tidak berjalan sesuai harapan. Seperti yang dialami Cut Tiannisa Hasanah saat ingin mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

Awalnya gadis yang akrab disapa Nisa ini mengambil Kedokteran dan desain interior sebagai pilihan kedua. Namun nasib berkata lain. Dia harus mengambil pilihan kedua di Institut Teknologi Nasional, Bandung.

“Awalnya bingung Desain Interior itu yang bagaimana? Tapi setelah googling dan tanya orang tua serta saudara, akhirnya aku pilih jurusan ini. Karena kebetulan dari kecil juga aku hobinya suka menggambar, walaupun potensinya belum seberapa,” tutur alumnus SMA Negeri 3 Gorontalo ini.

Gadis kelahiran 28 Juli 1998 ini juga menceritakan ada pengalaman yang tak terlupakan selama berkuliah jurusan Desain Interior. Dimana ketika pertemuan perdana dan dosen memberikan petuah untuk menggambar.

“Disitu dosen ingin melihat bagaimana teknik kita dalam menggambar. Nah ternyata di dalam kelas hanya aku yang tidak tahu apa yang harus dibuat, karena rata-rata dalam kelas teman-teman semua sudah mengikuti les-les sebelumnya, sedangkan aku sendiri tidak tahu apa-apa teknik menggambar itu, apalagi mengkuti les. Saat itu aku sangat malu bahkan sampai menangis, sambil bertanya sama teman di samping yang untungnya baik dan mau membantu,” kenang Nisa.

Anak pertama dari pasangan Firdaus dan Titi Rahayu Habibie ini mengaku bahwa dalam menjalani kuliah di jurusan Desain Interior dirinya harus merelakan keinginannya untuk menjadi seorang Dokter serta benar-benar mempelajari semua tentang Desain Interior dari nol. Namun meskipun demikian, Nisa yakin bahwa dengan tekad belajar, usaha, doa dan seiring waktu berjalan dirinya pasti bisa. Sebab, Nisa bersyukur bahwa peluang sarjana desain sekarang ini sedang banyak dibutuhkan.

Kedepannya, Nisa ingin menjadi seorang konsultan desain agar bisa membangun sebuah perusahaan konsultan yang mencakup dunia interior dan arsitektur yang dia mulai di Bandung terlebih dahulu dan akan dikembangkannnya saat kembali ke Gorontalo nanti.(tr61/gp/hg)