Ekonomi

BRI Finance Hadirkan Mini Expo Kendaraan dengan Promo Spesial bagi Karyawan dan Nasabah BRI

×

BRI Finance Hadirkan Mini Expo Kendaraan dengan Promo Spesial bagi Karyawan dan Nasabah BRI

Share this article

Jakarta, 8 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali menghadirkan berbagai solusi pembiayaan kendaraan melalui mini expo yang diselenggarakan khusus bagi karyawan dan nasabah BRI di area Kantor Pusat BRI Sudirman, Jakarta, pada 10 Juni – 31 Agustus 2026.

Melalui kegiatan ini, pengunjung dapat menemukan berbagai pilihan kendaraan roda dua maupun roda empat dari beragam brand ternama. Selain melihat langsung unit kendaraan yang dipamerkan, pengunjung juga berkesempatan melakukan test drive untuk mendapatkan pengalaman berkendara secara langsung sebelum melakukan pembelian.

Dalam mini expo tersebut, BRI Finance menghadirkan berbagai promo pembiayaan menarik, di antaranya program BRI Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan suku bunga spesial mulai dari 3,0% flat per tahun untuk pembiayaan mobil baru dengan  tenor 1 tahun. Selain itu, tersedia pula promo pembiayaan kendaraan roda dua dengan bunga mulai dari 0,45% per bulan untuk tenor 2 tahun.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan kemudahan akses pembiayaan kendaraan bagi karyawan dan nasabah BRI melalui program yang kompetitif dan mudah dijangkau.

“Melalui mini expo ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih praktis dan nyaman bagi karyawan maupun nasabah BRI untuk mendapatkan kendaraan impian dengan berbagai pilihan promo pembiayaan yang menarik. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan nilai tambah sekaligus memperkuat sinergi dalam ekosistem BRI Group,” ujar Dhani.

Kegiatan mini expo ini juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem layanan consumer BRI Group yang terus menghadirkan berbagai solusi finansial terintegrasi bagi masyarakat, termasuk melalui penyelenggaraan BRI Consumer Expo 2026 di berbagai kota di Indonesia.

Berita Terkait:  Tangani Banjir dan Longsor Aceh, Kementerian PU Intensifkan Normalisasi Saluran dan Evakuasi Warga

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

PTPP Kembali Diakui dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, Tegaskan Daya Saing dan Ketahanan Bisnis di Tingkat RegionalPT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), kembali mencatatkan pencapaian di tingkat regional dengan berhasil mempertahankan posisinya selama tiga tahun berturut-turut dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. Dalam pemeringkatan tahun 2026 ini, PTPP menempati peringkat ke-279 dari 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara berdasarkan pendapatan tahun fiskal 2025. Di sektor Engineering & Construction Indonesia, PTPP juga berhasil menempati peringkat ketiga, menegaskan posisi Perseroan sebagai salah satu pelaku utama industri konstruksi nasional yang mampu bersaing di tingkat regional. Penghargaan dan pemeringkatan Fortune Southeast Asia 500 tahun 2026 merupakan bagian dari inisiatif Fortune Media dalam memetakan kinerja 500 perusahaan terbesar di kawasan Asia Tenggara berdasarkan pendapatan. Program ini diselenggarakan oleh Fortune Media bersama Danantara Indonesia, dan menjadi forum apresiasi bagi perusahaan-perusahaan dengan skala bisnis terbesar di kawasan. Sertifikat penghargaan diserahkan secara langsung oleh CEO Fortune Asia, Khoon Fong Ang, kepada perwakilan perusahaan pada ajang Executive Dinner & Fortune Southeast Asia 500 Awards 2026 yang digelar di East Ballroom, The Langham Jakarta, Sudirman Central Business District (SCBD), pada 18 Juni 2026. Acara tersebut mempertemukan para pimpinan perusahaan terkemuka dari berbagai negara di Asia Tenggara yang masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan ketahanan bisnis serta konsistensi kinerja Perseroan di tengah dinamika industri konstruksi dan infrastruktur yang terus berkembang. “Pengakuan ini mencerminkan konsistensi PTPP dalam menjaga kinerja operasional dan memperkuat fundamental bisnis di tengah tantangan industri yang dinamis. Ke depan, kami akan terus fokus pada peningkatan efisiensi, penguatan tata kelola perusahaan, serta eksekusi proyek-proyek strategis nasional yang memberikan nilai tambah berkelanjutan,” ujar Joko Raharjo. Capaian ini memperkuat posisi PTPP sebagai perusahaan konstruksi dan investasi nasional dengan daya saing regional, sekaligus mencerminkan kontribusi Perseroan dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebagai perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari tujuh dekade, PTPP terus berkomitmen menjalankan transformasi bisnis secara berkelanjutan melalui inovasi, digitalisasi, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta penguatan portofolio usaha yang berkelanjutan. Dengan kembali masuk dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, PTPP menegaskan posisinya sebagai perusahaan konstruksi nasional yang memiliki daya saing di tingkat regional serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia. —SELESAI— About PT PP (Persero) Tbk PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream, yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan, Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang unggul serta excellence. Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Ekonomi

PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), kembali mencatatkan pencapaian…