Advertorial

BJA Group Sudah Tanam 20 Juta Pohon Gamal, Wujud Komitmen Industri Wood Pellet Bebas Deforestasi dan Berkelanjutan

×

BJA Group Sudah Tanam 20 Juta Pohon Gamal, Wujud Komitmen Industri Wood Pellet Bebas Deforestasi dan Berkelanjutan

Share this article
BJA Group Sudah Tanam 20 Juta Pohon Gamal, Wujud Komitmen Industri Wood Pellet Bebas Deforestasi dan Berkelanjutan
Direktur PT Biomasa Jaya Abadi Iskandar (kedua kanan), dan Direktur BJA Group Zunaidi (kedua kiri) didampingi manajemen BJA Group melakukan simbolis penanaman ke-20 Juta Pohon Gamal yang berlangsung di Popayato, Gorontalo pada Jumat (21/11/2025).

Menurut Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Kehutanan Laksmi Wijayanti,

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Perluas Penyaluran Biosolar B50 di Sulawesi, Sudah Hadir di 457 SPBU

SVLK menjamin setiap produk hasil hutan, termasuk wood pellet, dapat ditelusuri asal-usulnya, legal,

dan diproduksi secara berkelanjutan.

Berita Terkait:  Pertamina Jamin Pasokan Pertalite Tetap Aman, Distribusi Berjalan Normal di Seluruh Indonesia

Sistem ini sejalan dengan komitmen Nationally Determined Contribution (NDC) dan perjanjian internasional seperti FLEGT-VPA.

“Kami ingin menunjukkan bahwa industri wood pellet Indonesia legal, lestari, dan menyejahterakan sehingga bisa menjadi contoh bagi dunia,” tegas Zunaidi.

Berita Terkait:  Warga Membludak Hadiri Kampanye Dialogis Fatma dan Sawaludin

Selain mendukung terciptanya masa depan yang lebih hijau, BJA Group juga terus mewujudkan kontribusi positif

dalam mewujudkan masa depan perekonomian daerah yang lebih baik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Berita Terkait:  Tunaikan CSR, Citimall Gorontalo Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Al Mukarramah

Sejak beroperasi di Gorontalo, BJA Group membuktikan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat

dengan penyerapan tenaga kerja yang besar, khususnya tenaga kerja dari Provinsi Gorontalo.

Berita Terkait:  Modus Penipuan Baru Kian Marak, TASPEN Gorontalo: Jangan Sembarangan Berikan PIN dan OTP