Advertorial

BJA Group Sudah Tanam 20 Juta Pohon Gamal, Wujud Komitmen Industri Wood Pellet Bebas Deforestasi dan Berkelanjutan

×

BJA Group Sudah Tanam 20 Juta Pohon Gamal, Wujud Komitmen Industri Wood Pellet Bebas Deforestasi dan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
BJA Group Sudah Tanam 20 Juta Pohon Gamal, Wujud Komitmen Industri Wood Pellet Bebas Deforestasi dan Berkelanjutan
Direktur PT Biomasa Jaya Abadi Iskandar (kedua kanan), dan Direktur BJA Group Zunaidi (kedua kiri) didampingi manajemen BJA Group melakukan simbolis penanaman ke-20 Juta Pohon Gamal yang berlangsung di Popayato, Gorontalo pada Jumat (21/11/2025).

Per September 2025, jumlah tenaga kerja di BJA Group ditambah tenaga kerja bongkar muat (TKBM)

Berita Terkait:  IGL dan BTL Komit Bantu Korban Banjir di Pohuwato

di PT Berkah Indah Gorontalo (BIG) berjumlah 1.501 orang.

Dari jumlah tersebut, tenaga kerja lokal yang berasal dari Kabupaten Pohuwato mencapai 1.083 orang atau lebih dari 72 persen. Sekitar 12,5 persen tenaga kerja BJA Group berasal dari kabupaten lainnya di Gorontalo.

Berita Terkait:  Jelang Produksi, PT. Gorontalo Minerals Lakukan Sosialisasi dan Konsultasi ke Publik

Jadi, sebanyak 84,5 persen tenaga kerja BJA Group merupakan putra daerah Provinsi Gorontalo. Hanya 15,5 persen yang berasal dari luar Provinsi Gorontalo.

Kini, BJA Group telah menjadi tumpuan hidup bagi ribuan karyawan dan keluarganya. Jika dihitung, setidaknya ada 3.000 orang yang kehidupannya bergantung pada sumber penghasilan yang berasal dari BJA Group.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Kendari

Dari situ, perputaran uang di Pohuwato terus meningkat. Setiap bulan, perputaran uang dari penghasilan karyawan BJA Group setidaknya mencapai kisaran Rp7 miliar.

Zunaidi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan memberikan dukungan kepada perusahaan.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Gelar Pasar Murah di Kendari, Salurkan 1.000 Paket Sembako

“Apa yang kita tanam hari ini adalah untuk masa depan generasi mendatang,” imbuh Zunaidi. (*)