Bupati Copot Kadis Sosial Kabupaten Gorontalo, Terkait Kemarahan Mensos?  

×

Bupati Copot Kadis Sosial Kabupaten Gorontalo, Terkait Kemarahan Mensos?  

Sebarkan artikel ini
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo

Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo tiba-tiba mengambil sikap yang mengejutkan. Yakni, mencopot Husain Ui dari jabatannya sebagai Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kabupaten Gorontalo pada Sabtu (02/10/2021). 

Informasi yang langsung berseliwiran di media sosial. Tentu yang menjadi tanda tanya adalah penyebab dicopotnya Husain Ui. Usut punya usut, Nelson Pomalingo menilai jika Husain Ui tidak becus menjalankan tugas. 

Kepada sejumlah wartawan, Nelson Pomalingo menjelaskan, salah satu hal yang menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan tersebut lantaran yang bersangkutan sulit dihubungi. Menurutnya, hal tersebut merupakan bukti tidak pekanya Husain Ui sebagai Kadis Sosial. 

“Dinas Sosial kan dalam kondisi kita susah harus stand by. Namanya Dinas Sosial, maka kepekaan sosial harus tinggi. Ini sudah satu hari kita hubungi tidak bisa. Karena itu, hari ini saya langsung tunjuk pelaksana tugas,” kata Nelson Pomalingo kepada sejumlah awak media. 

Nelson Pomalingo menjelaskan, saat ini Kabupaten Gorontalo sedang dalam kondisi dilanda bencana alam. Seharusnya, kata dia, sebagai Kepala Dinas sosial, Husain Ui harus peka terhadap kondisi tersebut. 

“Kita ini dipercaya oleh masyarakat, maka kepekaan kita penting. Masyarakat dalam kondisi susah, kita hubungi tidak bisa. Ini saya warning kepada seluruh OPD untuk 1 x 24 jam dalam kondisi kita susah harus bisa di hubungi,” tegas Nelson Pomalingo. 

Saat ditanyakan apakah hal tersebut ada hubungannya dengan kemarahan Menteri Sosial RI kemarin, Nelson Pomalingo menjawab hal tersebut masih ada kaitannya

“Jadi berkaitan ini semua. Ini sudah puncaknya. Sudah klimaksnya,” tegasnya lagi. 

Hingga berita ini diturunkan, reporter Hargo.co.id masih berusaha menghubungi Kepala Dinas Sosial maupun Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo untuk dimintai tanggapannya. (***) 

 

Penulis : Sucipto Mokodompis