Tidak lama kemudian, Fence Wantu datang ke titik aksi. Ia tak mengizinkan massa berorasi di di kampus. Nurhadi saat dikonfirmasi mengaku heran dengan sikap WR III UNG. Padahal, demo mereka mengajak mahasiswa untuk menolak paham radikal dan komunis yang jelas-jelas mengancam stabilitas daerah.
“Seharusnya sebagai salah seorang pimpinan dari lembaga pendidikan, Dr Fence tidak memberikan contoh yang tidak baik bagi mahasiswa,” kata Nurhadi.
Charles Ishak massa aksi lainnya juga mengaku kesal dengan sikap WR III. Penolakan terhadap orasi penolakan paham radikal dan komunis di kampus sama sekali tidak beralasan serta mencederai marwah Kampus UNG sebagai kampus peradaban.
Pengecaman terhadap sikap WR III tersebut tidak hanya disampaikan pihak eksternal, tapi juga Ormawa Kampus di UNG.
Presiden Mahasiswa UNG Moh. Rifandi Harun mengatakan, banyak kebijakan dari RR III yang tidak berpihak kepada mahasiswa. Sementara itu, Fauzan Hazim salah seorang mahasiswa UNG mengatakan, sikap yang diperlihatkan WR III tersebut menunjukan sikap tempramentalnya.
