Demo Tolak Komunis Nyaris Ricuh

×

Demo Tolak Komunis Nyaris Ricuh

Share this article
Gerbang Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dipenuhi coretan massa aksi yang berisi tulisan penolakan terhadap paham radikal dan komunis. INSET : Massa aksi nyaris bentrok dengan petugas security kampus yang melarang aktivitas orasi di kampus atas perintah rektorat, kemarin, (16/5). (FOTO : Natha/GP).

Hargo.co.id GORONTALO – Aksi demo menolak paham komunis dan radikalisme yang dilakukan aliansi gabungan mahasiswa dan pemuda Gorontalo di depan Kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) nyaris ricuh. Pasalnya Massa aksi yang memaksa masuk untuk berorasi di dalam kampus tidak mendapat izin dari pihak rektorat.

Wakil Rektor III UNG Fance Wantu yang turun langsung menolak massa aksi, bersitegang dengan para mahasiswa. Bahkan, pejabat tinggi UNG itu sempat mengeluarkan kata-kata yang mengundang kemarahan massa. Untungya kondisi itu tak sampai berakhir kontak fisik. Kemarahan massa aksi berhasil diredam securty kampus, kemarin, (16/5).

Pantauan awak media, aksi demonstrasi yang digagas Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Provinsi Gorontalo itu, semula berlangsung tertib. Massa aksi melakukan orasinya di sejumlah titik di Kota Gorontalo. Isinya terkait penolakan terhadap paham komunis dan radikalisme.

“Kita menolak paham komunis dan radikalisme masuk ke Gorontalo. Dua paham ini sangat bertolak belakang dengan nilai-nilai Pancasila,” kata Ketua KNPI Kota Gorontalo Nurhadi Taha.

Namun, setelah di depan kampus peradaban, demo yang semula tertib mulai berubah gaduh. Pasalnya, massa yang hendak masuk ke dalam kampus, dihadang security di depan gerbang kampus merah maron itu.