Hargo.co.id, GORONTALO – Setelah aksi demo di depan Gedung DPRD Provinsi Gorontalo kemarin, kini demo lanjutan kembali dilaksanakan di sekitar Bundaran Saronde, Kota Gorontalo, Selasa (11/4/2023).
Pantauan Hargo.co.id, demo tersebut dimulai sekitar pukul 15.30 WITA. Dalam aksi itu, massa membawa keranda mayat yang diusung di depan barisan pendemo dengan tulisan “Innalillahi wa Innailaihi radjiun RIP DPR RI”
Tak hanya itu, massa juga melakukan aksi bakar ban sebagai tanda protes mereka terhadap anggota DPR RI Provinsi Gorontalo yang tidak kunjung hadir di tengah-tengah masa aksi.
Sementara itu, para orator dari setiap aliansi mahasiswa berorasi menyampaikan tuntutannya mengenai UU Cipta Kerja yang dianggap kontroversi. Masa aksi juga meminta agar anggota DPR RI Provinsi Gorontalo datang menemui mereka.
“Datangkan Dewan Penghianat Rakyat di Bundaran Hulondalo Indah,” kata salah satu orator.
“Jangan salahkan kami jika kami akan melakukan aksi demo lanjutan yang lebih besar dari ini, bahkan kami akan menduduki dan memboikot media-media yang ada di Gorontalo,” kata masa aksi l.
Setelah melakukan negosiasi dengan pihak kepolisian masa aksi akhirnya membubarkan diri pada pukul 19.30 WITA dengan damai dan tertib.(*)
Penulis: Nazlia Busra, Indrawati Endris/ Mahasiswa Magang UNG
