Diserang Hama Belalang dan Ulat, 30 Ha Tanaman Jagung Gagal Panen

×

Diserang Hama Belalang dan Ulat, 30 Ha Tanaman Jagung Gagal Panen

Share this article
Petani jagung di Desa Tabongo Kabupaten Gorontalo saat memperlihatkan tanaman jagung miliknya yang sudah nyaris habis diserang hama Rabu (20/7). Insert: Hama belalang yang tengah memakan pelepah tanamn jagung. (Foto: Natha/Gorontalo Post)

Hargo.co.id GORONTALO – Sebanyak 30 hektar tanaman jagung petani di Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo di musim tanam tahun ini, gagal panen. Itu menyusul serangan hama belalang dan ulat yang dilaporkan menyerang daun jagung petani musim tanam tahun ini.

Yang memiriskan, hama belalang memakan daun tanaman jagung petani hingga tinggal menyisahkan pelepahnya saja. Hal ini diperparah dengan hama ulat yang memakan hingga ke buah jagung.

Hasan King salah satu ketua kelompok tani Desa Tabongo saat diwawamcarai koran ini mengatakan, sejak beberapa bulan terakhir, tanaman jagung di Desa Tabongo dan beberapa desa lainya diserang hama belalang dan ulat.

Hal ini praktis membuat para petani resah, karena mengakibatkan gagal panen. Meskipun sudah disemprot dengan pestisida, namun tidak membuahkan hasil. Bahkan, tercatat di satu dusun sebanyak 35 hektar yang di serang hama belalang.

“Saat ini kita sangat kesulitan dalam memberantas hama belalang. Yang menyerang tanaman jagung kita ini. Serangan hama belalang juga sudah di rasakan oleh para petani di musim sebelumnya, sehingga kami para petani mengalami kerugian yang cukup besar,” ujarnya.