Doakan Sulteng, Gorontalo Dzikir Akbar 

×

Doakan Sulteng, Gorontalo Dzikir Akbar 

Sebarkan artikel ini
SOLIDARITAS PALU - Ustad Husni Idrus ketika memimpin dzikir akbar di masjid Sabilurrasyad kampus UNG dalam rangka memohon pertolongan dari Allah SWT untuk segera mengangkat bencana di Palui menjauhkan Gorontalo dari marabahaya. (Natha/Gorontalo Post untuk Hargo.co.id)

Hargo.co.id, GORONTALO – Ratusan warga Gorontalo berlinang air mata saat dzikir akbar di masjid Sabilurrasyad, kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG), kemarin, Kamis (4/10). Karena hanya dengan berdzikir adalah satu-satunya cara yang paling ampuh untuk mengangkat bencana, baik yang menimpa warga korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala, Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), termasuk juga yang ada di Provinsi Gorontalo.

Itulah yang mendasari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Ikatan Cendekiawan Muslim Islam (ICMI) Provinsi Gorontalo menggelar dzikir akbar ba’ad Salat Magrib, kemarin. Dzikir yang juga untuk mendoakan warga Palu, Donggala, Sigi di Sulawesi Tengah (Sulteng) ini dipandu langsung oleh ustad Husni Idrus. Lantunan-lantunan kalimat Dzikir bergema di masjid Sabilurrasyad dan ratusan jamaah yang dari berbagai latar belakang profesi larut dalam pelaksanaan dzikir tersebut.

Bahkan ada jamaah yang menetaskan air mata karena mengingat kebesaran dan kekuasaan Allah SWT terhadap korban bencana yang ada di Sulteng. Pelaksanaan Dzikir ini ditutup dengan doa yang dibawakan oleh ustad Husni Idrus.

Di dalam doanya, dia memohon ampunan kepada Allah SWT karena banyak orang yang telah berbuat dosa sehingga lupa dengan kebesaran-Nya. Ia juga memohon agar tetap menyelamatkan umat manusia dan tetap menjaga Gorontalo dari segala bahaya bencana dan azab dunia.

Ketua KAHMI Provinsi Gorontalo, Rustam Akili, mengatakan bahwa bencana ini menimpa umat manusia sehingga ICMI dan KAHMI menggelar kegiatan ini dan telah diawali dengan pengumpulan dana.

“Pengumpulan dana masih terus berlanjut dan kita doakan di masjid ini, supaya menjadi berkah. Dan bencana ini masih ada sekeliling kita, setelah Palu, ada letusan dari gunung Soputan, dan baru-baru juga ada Gamala,” ujar dia.

Rustam juga mengajak kepada seluruh umat muslim untuk tetap terus berdoa dan tetap mengedepankan kewaspadaan karena bencana bisa saja terjadi. “Menurut kacamata saya pribadi ya ini bencana karena kita kurang melakukan kebajikan,” kata mantan Ketua DPRD Provinsi itu.

Terpisah, wakil ketua ICMI Provinsi Gorontalo, Mahludin Baruadi mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sesama antar kita semua.

“Dengan moment Dzikir bersama ini menjadi barometer bagi kita bahwa bencana itu bisa datang kapan saja dan sesuai dengan tema ini kita membantu saudara yang ada di Sulteng dan menjaga Gorontalo,” pungkasnya.(wan/gp/hg)