Hargo.co.id GORONTALO – Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kota Gorontalo, nampaknya bakal berlangsung panas. Itu artinya, wacana bahwa akan berlangsung aklamasi, bakal tertepis.
Maklum, muncul dua nama yang diprediksi akan bertarung di Musda Golkar, mereka adalah walikota Gorontalo, Marthen Taha dan juga ketua DPRD Kota Gorontalo Fedriyanto Koniyo. Kedua figur Golkar Kota Gorontalo ini, sudah mulai beredar di kalangan pemilik hak suara di Musda DPD II Golkar Kota Gorontalo, sehingga diprediksi bakal panas.
Kedua figur ini pun memiliki track record yang bagus, sehingga sangat layak untuk menjadi ketua DPD II Golkar Kota Gorontalo. Khusus untuk Marthen Taha, tentunya ia sudah sangat siap untuk maju dalam Musda, bahkan informasi sebelumnya dia akan menang lewat aklamasi karena tidak akan ada kader yang maju.
Akan tetapi, belakangan ini muncul nama Fedriyanto Koniyo, mesikipun ia belum menyatakan sikap secara resmi, tapi para pemilik suara tetap saja menginginkan agar ada perubahan di tubuh beringin Kota Gorontalo, dan sosok Fedriyanto lah yang sangat tepat.
Salah satu Aleg DPRD Kota Gorontalo dari Fraksi Golkar, Hais Nusi mengakui kalau sejauh ini ada dua nama yang sudah mencuat dalam Musda Golkar Kota Gorontalo, yakni Marthen Taha dan Fedriyanto Koniyo.
“Dua-duanya adalah kader terbaik dari Golkar di Kota Gorontalo,” kata Hais.
Akan tetapi, pesan Hais kepada keduanya, siapapun yang akan terpilih menjadi ketua DPD II Golkar Kota Gorontalo, tentunya harus siap lahir batin memenangkan Rusli Habibie dalam Pilgub 2017 mendatang.
“Baik pak Marthen maupun pak Fedriyanto, kalau terpilih, Rusli Habibie harus menang di Kota Gorontalo,” pungkasnya.
Sesuai dengan jadwal, Musda akan dilaksanakan di Gorontalo COnvention Center, Sabtu, 20 Agustus mendatang.(wan/hargo)
