Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail resmi menutup Advance Training/Latihan Kader III Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulutgo, di Auditorium BKPSDM, Rabu (28/01/2026).
Sebagai alumni HMI, Gusnar Ismail mengingatkan kembali ciri khas kader HMI kepada seluruh peserta sebanyak 30 orang dari berbagai daerah di Indonesia.
“Ciri khas HMI itu memiliki intelektualitas, tidak hanya pada pikirannya tapi juga diwarnai dengan metode dan teknik dalam penyampaiannya serta responsif pada keadaan yang ada,” ujar Gusnar Ismail dalam sambutannya.
Dalam dinamika lingkungan yang strategis dan berbeda serta arus perubahan yang begitu cepat, kader HMI harus siap menghadapi fenomena-fenomena yang terjadi.
Fenomena yang dimaksud ada dua. Pertama demokratisasi, sifatnya substantif dan non substansi, menurut Gusnar Ismail, dialektika harus hidup karena tidak ada kebenaran yang dimonopoli oleh satu orang.
Kedua, dunia digital yang sangat cepat perubahannya sehingga dapat membuat kita tertinggal dalam mengejarnya, disinilah pentingnya Advance Training LK III.
Terakhir, Gusnar Ismail berharap kepada peserta agar terus membangun konektivitas bagi sesama alumni LK III yang bertujuan membawa kemaslahatan.(Rls)












