Ditengarai tanpa sepegetahuan Nasir, Nanda dan Opin membahas rencana menghabisi Nasir. Namun saat itu, keduanya terkesan ragu-ragu. Hingga pada pukul 23.00 wita, Opin pulang ke rumahnya di Perumahan Pulubala, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.
Sedangkan Nanda menyusul masuk ke kamar untuk tidur bersama ayahnya Nasir Mahmud.Rupanya di dalam kamar, Nanda tak langsung tidur. Nanda terus berkomunikasi dengan Opin melalui pesan BBM.
Hingga pukul 02.00 wita, Nasir beserta penghuni rumah lainnya sudah dalam kondisi tertidur lelap. Saat itu Nanda menghubungi Opin dan menanyakan keberadaannya. Opin lantas menjawab sudah dekat. Sedikit lagi sampai.
Opin datang kembali ke rumah Nanda dengan berjalan kaki. Nanda kemudian menyampaikan ke Opin bila sudah tiba di rumah, maka kunci pintu depan ada di atas ventilasi udara.
Selang beberapa saat kemudian, Nanda kembali menghubungi Opin. Nanda memerintahkan Opin bersembunyi di belakang sofa di ruang tengah rumah.
Saat masuk ke dalam rumah, Opin bersembunyi di balik sofa. Nanda kembali mengirim pesan BBM untuk tetap bersembunyi hingga dirinya memberi aba-aba.
