Namun petugas curiga melihat kondisi Opin, yang saat itu tak mengalami luka apapun. Petugas berusaha membangunkan Opin. Namun, Opin berpura-pura tak sadarkan diri.
Petugas tak kehilangan akal. Opin digertak bila tak bangun maka akan ditembak. Seketika itu siswa kelas XI langsung bangun.
Sementara itu Nanda yang mengalami luka tusuk dan dalam kondisi pingsan dibawa ke RS Bunda. Perempuan berkulit putih itu dibawa menggunakan ke rumah sakit menggunakan bentor. Sedangkan Nasir Mahmud dievakuasi ke Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo menggunaan mobil jenazah.
Sementara pihak Kepolisian Resort Gorontalo Kota baru mengamankan 2 orang dari lokasi kejadian pembunuhan ini, untuk diperiksa sebagai saksi. “Sejauh ini kami baru mengamankan 2 orang yakni OH dan AF, untuk diambil keterangannya,” ujarnya.
Terkait motif pembunuhan ini sendiri, Rony belum mau berspekulasi, karena polisi sendiri belum memeriksa AF yang masih terlihat trauma.
“Mohon maaf, soal motif dan siapa tersangkanya kami belum bisa langsung berspekulasi, dan saya imbau kepada seluruh warga agar jangan segera berasumsi soal kronologi, karena akan berpengaruh pada proses penyelidikan nantinya,” tandas Rony.(tr-49/tr-45/hargo)
