Agustina yang merupakan Ipar Nasir itu lantas memanggil Nanda. Akan tetapi panggilan itu tak digubris. Nanda malah mengunci pintu dari dalam kamar.
Karena tak ada jawaban, Agustina kembali lagi ke kamar.
Keesokan paginya, Minggu (8/5) sekitar pukul 07.00 wita, Agustina kembali mengetuk pintu kamar.
Karena tak ada jawaban, Agustina memanggil anaknya Rizki L untuk mendobrak pintu kamar Nasir. Begitu dibuka, kondisi Nasir sudah memprihatinkan.
Pria bertubuh gemuk itu sudah tak bernyawa dalam posisi setengah tengkurap di ujung tempat tidur. Sementara Nanda terbaring juga dalam posisi tengkurap di lantai di dekat tempat tidur. Sementara Opin terbaring di depan lemari.
Awalnya, Agustina dan Rizki mengira ketiganya meninggal dunia. Apalagi selain Nasir, Nanda juga ikut bersimbah darah. Di lengan kanannya terdapat luka tusuk.
Hingga Agustina menghubungi Polsek Kota Selatan untuk mengevakuasi para korban.Begitu petugas tiba, petugas Polsek Kota Selatan dan Polres Gorontalo Kota melakukan identifikasi.
