GORONTALO, Hargo.co.id – Pertengahan bulan Maret 2018 nanti akan memasuki bulan Rajab pada kalender Hijriah. Itu artinya, pada bulan itu akan ada banyak pesta perkawinan di Gorontalo.
Seperti diketahui, meski masyarakat Gorontalo yang merupakan mayoritas muslim mempercayai semua hari itu baik, namun jika ditanya kapan waktu yang tepat untuk melangsungkan pernikahan, maka sudah pasti bulan Rajab dan Syaban adalah jawabannya. Kedua bulan tersebut sudah membudaya dan turun temurun diyakini masyarakat Gorontalo adalah waktu yang paling mustajab.
Nah, budaya masyarakat Gorontalo tersebut pun tidak luput dari perhatian para pedagang. Ya, hampir setiap tahun para pedagang pasti mendapatkan keuntungan besar jika memasuki dua bulan ini. Pasalnya, bulan ini ceritanya adalah banjir orderan.
Misalnya, Arman Neu (33) pedagang rempah di pasar Sentral Kota Gorontalo mengatakan, harga pangan saat ini masih tetap stabil dan diperkirakan akan tetap stabil hingga dua bulan kedepan, termasuk memasuki musim pesta pernikahan.
Kata Arman, masyarakat Gorontalo tidak perlu khawatir karna stok bahan pangan yang ada di pasaran masih melimpah, bahkan cukup hingga awal Ramadan nanti. “Saya yakin harga barang tidak akan naik. Asalkan ada stok barang, semuanya aman-aman,” kata Arman.
Hal senada juga diungkapkan Fajrin Tadu (42), yang juga pedagang di pasar sentral Kota Gorontalo. Menurutnya, menjelang bulan Rajab dan Sya’ban, masyarakat tidak perlu khawatir karena memang selama ini setiap masuk musin pesta pernikahan permintaan masih bisa diakomodir para pedagang.
Pedagang lainnya di pasar Limboto, Asmin Ayuba juga mengakui hal yang sama. Menurutnya, meski sudah memasuki musim pesta, harga daging sapi dipastikan masih akan tetap terjaga. “Sekarang harga daging sapi Rp 110 Ribu dan itu sudah bertahan selama 3 tahun ini.
Permintaan pasti akan naik karena itu sudah tradisi, tapi kenaikan harga belum bisa dipastikan. Tapi saya yakin masih akan tetap bertahan,” pungkasnya.(axl/hg)
