Kabar Politik

Harlah PPP di Menara Keagungan Limboto Diduga Bakal Disabotase

×

Harlah PPP di Menara Keagungan Limboto Diduga Bakal Disabotase

Share this article
Suasana persiapan acara Harlah ke-50 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang dirangkaian dengan deklarasi calon Presiden Sandiaga Uno oleh DPC PPP Kabupaten Gorontalo. (Foto: Istimewa)
Suasana persiapan acara Harlah ke-50 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang dirangkaian dengan deklarasi calon Presiden Sandiaga Uno oleh DPC PPP Kabupaten Gorontalo. (Foto: Istimewa)

“Kegiatan Harlah PPP di kawasan Menara Keagungan Limboto (pada hari Minggu) diluar dari pengetahuan kami. Kami malah kaget setelah mengeluarkan surat pemberitahuan (kepada polisi), lalu menerima informasi acara Harlah PPP akan dilaksanakan di tempat itu,” kata Taufik, Sabtu (18/3/2023).

Ia mengklaim, rencana aksi telah diagendakan jauh sebelum PPP akan menggelar kegiatan di kawasan Menara Keagungan Limboto.

Berita Terkait:  Kampanye Belum Dimulai, Bakal Paslon BUPATI Sudah Diminta Warga Dulupi Bersosialisasi

“Alasan kami mengambil titik lokasi demo di Menara Keagungan Limboto, karena merupakan titik sentrum masyarakat. Ini diluar konteks dari acara Harlah PPP, pun kalau tempat pelaksaan ini sama kan tinggal bagaimana teknis dilapangan,” sambung Taufik.

Menurutnya, rencana aksi tersebut, murni untuk menyampaikan pendapat terkait bentuk keresahan warga terhadap kondisi dan keadaan Kabupaten Gorontalo yang sementara menghadapi masalah korupsi, termasuk masalah aduan Ivana Abdulrahman di DPRD.

Berita Terkait:  Tumpangi Mobil Pick Up ke KPU, Bukti Burhanudin-Pepen Calon Pemimpin Sederhana

“Yang menjadi persoalan adalah masalah ini hanya disikapi secara diam oleh Bupati Gorontalo. Tidak ada tindaklanjut serius dari berbagai pihak, termasuk DPRD selaku penerima aduan,” jelas Taufik.

Kata Taufik, menurut Bupati, masalah dengan Ivana Abdulrahman akan diselesaikan secara kekeluargaan, namun sampai saat ini Ivana Abdulrahman masih sering membuat opini dikhalayak masyarakat.
Berita Terkait:  Dukung Pelestarian Adat, MULUS Adakan Program Banthayo lo Aadati