Kasihan, Hiu Paus di Pantai Gorontalo itu Mulai Luka-luka

×

Kasihan, Hiu Paus di Pantai Gorontalo itu Mulai Luka-luka

Share this article

Hargo.co. id GORONTALO – Munculnya kawanan ikan hiu paus (whale shark) di Desa Botu Barani Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango terus mengundang perhatian warga.

Warga mulai berbondong-bondong mendatangi tempat hiu paus tersebut berada. Pantauan Gorontalo Post (grup hargo.co.id) Sabtu (9/4) puluhan perahu memadati lokasi. Setiap warga yang ingin melihat kawanan hiu paus tersebut harus naik perahu dan membayar Rp20 ribu perorang.

Ada yang membawa makanan berupa udang kecil-kecil, ada yang hanya sekadar menonton saja. Hanya dengan mengetuk-ngetuk perahu, ikan hiu paus tersebut langsung muncul di permukaan laut. Warga pun berteriak histeris melihatnya.

Sayangnya diantara 8 ekor hiu paus yang mulai menetap di Botubarani tersebut ada yang mulai terluka.

Menurut warga setempat, ikan-ikan hiu paus tersebut rata-rata terdapat pada mulutnya. Wakil Ketua POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) Cabang Gorontalo, Wawan Iko mengatakan, luka tersebut diduga diakibatkan oleh gesekan perahu. Saking banyaknya perahu yang berada di lokasi. “Harus diatur penataan kawasannya agar hiu paus tersebut tidak terganggu,” ujar Wawan Iko.

Alhamdulillah kata Wawan, sesuai hasil rapat seluruh stakeholder diaepakati akan ditempatkan aparat untuk mengawasinya jangan sampai ada warga yang menyentuh bahkan mengganggu mereka. Untuk makannya pun, sudah diatur.

Hanya pagi dan sore. Tidak boleh diberi makan setiap saat.

“Pola makannya harus dibiarkan secara alamiah, makanya cukup diberi makan 2 kali sehari saja,” jelas Wawan.

Lanjut dikatkan Wawan bahwa prediksi ikan-ikan hiu paus tersebut akan tinggal lebih lama disitu. Sehingga harus tetap dijaga keamanan dan kenyamanan mereka. Warga harus memperlakukannya dengan ramah. (Fem/hargo)