Presiden yang berusia 69 tahun tersebut juga menyerukan pentingnya rekonsiliasi nasional. Dia berjanji bekerja sepenuhnya demi negara dengan tetap menghormati Suu Kyi. Teman sekolah Suu Kyi itu pun akan meningkatkan derajat hidup penduduk Myanmar.
Suu Kyi bakal menjabat ’’supermenteri’’ di kabinet saat ini. Dia membawahi Kementerian Pendidikan, Hubungan Luar Negeri, Sumber Daya Listrik dan Energi, serta Urusan Kepresidenan.
Pelantikan Htin Kyaw itu turut dihadiri pimpinan militer Min Aung Hlaing dan ratusan diplomat serta perwakilan organisasi non pemerintah.
Pidato Htin Kyaw tersebut disambut dengan isak tangis oleh sebagian besar anggota NLD di parlemen.
Bagi NLD, itulah momen yang sangat bersejarah setelah perjuangan mereka selama puluhan tahun untuk bisa sampai di tahap tersebut. Dalam memperjuangkan demokrasi di Myanmar, banyak di antara anggota NLD yang harus berakhir di balik jeruji besi.
’’Saya tidak bisa tidur semalam. Pidato presiden kami Htin Kyaw adalah sesuatu yang belum pernah kami dengar sebelumnya (diucapkan pemimpin) di negara ini,’’ terang legislator NLD Thiri Yadana, 28.
Myanmar kini memang telah memiliki presiden sipil dan NLD berada di atas angin. Namun, pemerintahan di Myanmar tidak lantas bakal berjalan mulus sesuai dengan keinginan Suu Kyi dan NLD.
