Senin, 6 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ingin Studi di Luar Negeri 

Oleh Berita Hargo , dalam Ragam , pada Kamis, 12 Juli 2018 | 06:00 AM Tag: ,
  

Hargo.co.id – USIA masih belia bukan berarti belum bisa menyibukkan diri dengan berbagai aktivitas. Meskipun belum berusia 17 tahun, Tiara Megatri Rachman telah banyak menyibukkan diri dengan kegiatan ekstra selain belajar di kelas.

Anak ketiga dari pasangan Azis Rachman dan Titin Dunggio ini menceritakan berbagai aktivitas yang menjadi pengalaman panjangnya selama duduk di MTS Negeri 1 Kota Gorontalo.

“Alhamduliah banyak pengalaman yang saya rasakan sewaktu duduk di MTS. Disamping harus melakukan kegiatan belajar di kelas, saya juga harus menjalankan tugas sebagai ketua Osis dan menjadi ketua angkatan Altadinary 2018,” cerita Tiara.

Meskipun memiliki banyak aktivitas di sekolah, gadis kelahiran 12 Desember 2003 ini juga harus menjalankan kewajibannya sebagai seorang anak. Dirinya mengaku banyak tantangan dan rintangan yang dihadapinya selama memiliki tugas dan tanggung jawab di sekolah.

Namun gadis yang memiliki hobi di bidang kesenian ini mengaku bahwa dengan memiliki banyak aktivitas di sekolah, hal tersebut menjadi pengalaman yang mengajarkannya banyak hal. Mulai dari kerja keras, kerjasama hingga kebersamaan dan ketekunan.

Saat ini Tiara sedang sibuk mengurus sekolah lanjutan di MAN 1 Kota Gorontalo. Tiara mengaku bahwa ada hal berbeda yang tengah dia rasakan sekarang. Dimana saat ini dirinya memilih untuk tinggal di asrama.

“Tujuan utama saya memutuskan untuk tinggal di asrama ialah karena ingin mandiri dan agar lebih bisa mengatur waktu dengan hal-hal yang positif dan juga menggunakan waktu secara produktif. Selain itu juga karena di asrama yang saya tinggali terdapat program minimal hafalan 3 Juz saat suswa keluar dari asrama ini nanti,” tuturnya.

Kedepannya, Tiara yang mengaku termotivasi dari kakaknya yang berhasil melanjutkan studi di luar negeri. Tiara berharap bisa mengikuti jejak kakaknya.

“Senang sekali memiliki kakak yang berhasil melanjutkan kuliah di luar negeri. Dari beliau, saya belajar bahwa perempuan itu juga bisa melakukan banyak hal, tidak sebatas pemikiran bahwa perempuan itu lemah, contohnya seperti kakak saya yang berhasil menyelesaikan kuliah luar negeri sendiri walaupun itu hal yang baru untuk seorang perempuan dan harus tinggal jauh dari keluarga,” ujar gadis yang bercita-cita menjadi dokter itu.(tr61/gp/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar