Sabtu, 3 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini PR Pemerintah Kota Gorontalo di HUT ke 288

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Sabtu, 19 Maret 2016 | 10:33 Tag: , ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Hari ini, Sabtu (19/3), Kota Gorontalo genap berusia 288 tahun. Sebuah angka yang menunjukkan usia yang tak muda lagi.

Meski begitu, di usia yang hampir mendekati tiga abad, semangat untuk membangun dan menata Kota Gorontalo harus terus berkobar.

Pasalnya, sejumlah permasalahan masih mewarnai dan membutuhkan keseriusan para pemangku kebijakan di Kota Gorontalo.

Beragam permasalahan itu di antaranya menyangkut penataan kawasan pertokoan. Sebagai pusat sekaligus barometer ekonomi, Kota Gorontalo menjadi tumpuan aktivitas ekonomi Provinsi Gorontalo.

Kondisi itu membuat aktivitas di Kota Gorontalo, terutama di wilayah pertokoan sangat tinggi. Imbas dari kondisi itu, kemacetan serta kesemrawutan sulit terhindarkan.

Belum lagi kondisi yang diperparah dengan pengelolaan sampah yang belum maksimal. Di beberapa tempat, masih dijumpai tumpukan kardus, kertas maupun plastik. Belum tersedia tempat sampah di depan masing-masing toko.

Sejalan dengan penataan kawasan pertokoan, pusat dan simpul-simpul ekonomi masyarakat juga membutuhkan perhatian serius. Memang saat ini sejumlah pasar tradisional telah dilakukan renovasi dan peremajaan. Sebut saja, Pasar Liluwo di kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Kemudian ada Pasar Moodu, di Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, serta Pasar Jodoh di Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.

Permasalahan lain yang tak kalah pentingnya ketersediaan air bersih. Sampai saat ini, masih ada beberapa wilayah yang belum terlayani maksimal oleh layanan air bersih. Seperti di wilayah Kelurahan Tanjung Kramat, Kecamatan Hulonthalangi.

(Visited 9 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar