Jagung Gorontalo, Tidak Ada Ekspor Ke Luar Negeri

×

Jagung Gorontalo, Tidak Ada Ekspor Ke Luar Negeri

Sebarkan artikel ini
Salah satu gudang penampung/pengumpul jagung di Gorontalo. Saat ini, pelaku usaha masih mengumpulkan stok untuk selanjutnya dikirim ke luar daerah dan luar negeri. (FOTO HAMDAN ABUBAKAR/GORONTALO POST)

Hargo.co.id GORONTALO – Para pengumpul atau penampung jagung di Gorontalo saat ini belum melakukan pengiriman jagung ke luar negeri. Pasalnya, hingga saat ini, permintaan jagung dari beberapa negara tersebut masih minim.

Ini sebagaimana yang diungkapkan Kepala Gudang UD. Manna Utara, Deddy Abdullah. Saat diwawancarai Gorontalo Post baru baru ini, Deddy mengungkapkan, biasanya permintaan jagung di Gorontalo berasal dari negara Philipina. “Namun untuk saat ini masih minim permintaan,” ungkapnya.

Karena permintaan dari luar negeri belum ada, Deddy mengaku, pihaknya memanfaatkan hal ini untuk mengumpulkan stok jagung petani di gudang. “Kami tetap mengambil jagung hasil panen petani di Gorontalo meski tidak ada ekspor ke luar negeri. Jagung ini akan kami stok dan akan kirim ketika permintaan kembali ada,” ujarnya.

Ia begitu yakin, pada musim panen yang dimulai di awal Agustus nanti, produksi jagung di Gorontalo akan melimpah. “Untuk harga kami perkirakan hingga panen nanti akan tetap normal. Sekarang per Kg, kami harga Rp 3.200 dengan ketentuan kadar air 17 persen. Harga bisa lebih rendah apabila kadar air tinggi atau lebih dari 17 persen,” jelasnya.(dan/hargo)