Kadin Harap Usaha Kecil Manfaatkan KUR

×

Kadin Harap Usaha Kecil Manfaatkan KUR

Sebarkan artikel ini

 

Hargo.co.id GORONTALO – Sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) khususnya di Provinsi Gorontalo harus benar-benar diperkuat lagi dalam rangka menghadapi pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang berlaku mulai Tahun ini, salah satunya dengan memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“UMKM harus benar-benar kita lindungi dan kita perkuat lagi. Jangan sampai UMKM kita sudah menyerah sebelum berperang,” ungkap Fedriyanto Koniyo, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo, belum lama ini.

Menurutnya, ada tiga kriteria yang harus diperkuat oleh UMKM Gorontalo dalam menghadapi MEA, diantaranya produktif, kreatif dan harus berjiwa enterpreneur. Jika tidak, maka kedepan akan kalah bersaing dengan produk-produk lainnya yang lebih inovatif.

“Minimal, UMKM kita harus ada pembeda. Maka, produktivitas, kreativitas dan enterpreneur harus kita kedepankan betul-betul,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Gorontalo ini.

Saat ini, baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah tengah fokus memperkuat pondasi UMKM agar tidak kalah bersaing dengan produk luar. Namun demikian, Fedriyanto berharap agar pelaku UMKM tidak terlalu terlena sehingga membuat produktivitas menurun.

“Seperti pemberian bantuan dari pemerintah. Jangan kita hanya berharap bantuan dan bantuan. Kalau tidak ada bantuan, tidak bergerak. Kalau tidak digratiskan, tidak mau berbuat. Dimana semangat juangnya ? Bantuan itu sifatnya hanya sebagai perangsang. Intinya, UMKM kita jangan hanya sekedar dimanja tapi tidak dituntut dengan hal produktif, kreatif dan enterpreneur tadi,” kata Fedriyanto yang kini fokus menggerakkan UMKM di Provinsi Gorontalo.

Saat ini, pemerintah pusat telah membuka ruang seluas-luasnya untuk mengakses kredit usaha rakyat (KUR) yang menyentuh semua sektor usaha dalam UMKM. Fedriyanto berharap, agar kesempatan ini jangan diartikan sebagai “durian runtuh” yang imbasnya mengarah ke hal-hal yang berbau konsumtif. “Jangan sampai saat KUR cair, justru pikirannya beli HP dan sebagainya,” pungkasnya.(wan/hargo)