Kamis, 29 September 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jelang Pilgub, PAN Dicurigai Lakukan Hal Ini

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Kamis, 25 Agustus 2016 | 14:11 Tag: , , ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Keputusan DPP PAN mengabaikan pencalonan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Gorontalo, Idris Rahim, di Pilgub 2017, sejauh ini masih memunculkan beragam spekulasi dan asumsi.

Langkah DPP yang lebih memilih menerbitkan SK dukungan bagi pengurus DPP, Zainudin Hasan berpasangan dengan Adhan Dambea, memang sedikit diluar kebiasaan.

Karena , pada umumnya partai memberi perhatian lebih bagi ketua partai untuk ikut Pilkada. Apalagi kalau ditunjang dengan hasil survei yang baik.

Ini cukup beralasan mengingat dalam kapasitas sebagai Ketua DPW, Idris Rahim menjadi ikon partai di daerah.

Di Pilgub 2017, Idris Rahim memutuskan untuk tetap berpasangan dengan Ketua DPD I Golkar Gorontalo dengan duet yang akrab dengan sebutan Nyata Karya Rusli Idris (NKRI).

Tak heran, putusan DPP PAN itu mulai memunculkan kecurigaan terhadap kemungkinan PAN memainkan strategi politik dua kaki di Pilgub.

Dengan mendorong Zainudin Hasan dan Idris Rahim di Pilgub dalam panggung kampanye berbeda, akan memperbesar peluang kemenangan partai.

Konkretnya, entah pasangan ZIHAD (Zainudin Hasan-Adhan Dambea) atau pasangan NKRI yang akan memenangkan Pilgub, sesungguhnya itu akan tetap menjadi kemenangan PAN.

Sekretaris DPD I Golkar Gorontalo, Paris Jusuf tak menampik kemungkinan itu. “Bisa jadi seperti itu. Dalam politik kan semua kemungkinan bisa terjadi.

Jangan dua kaki bisa jadi tiga kaki,” ujar Paris Jusuf saat berbincang dengan Gorontalo Post, Rabu (24/8). 

(Visited 3 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar