Senin, 17 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kapolres Gorontalo Kota Beberkan Kronologi dan Motif Pembunuhan di Kelurahan Padebuolo

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Senin, 3 Januari 2022 | 20:05 PM Tag: , ,
  Kapolres Gorontalo Kota AKBP Suka Irawanto S.I.K M.Si didampingi Kasat Reskrim IPTU Mohamad Nauval Seno, S.T.K.,S.I.K saat menggelar Press Converence di depan Mapolres, Senin (03/01/2021). (Foto: Zulkifli Polimengo/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Tragedi berdarah pada malam pergantian tahun yang terjadi di Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gotontalo, menghebohkan dunia maya di Gorontalo, pasalnya dalam peristiwa itu 1 orang korban atas nama Ilham Kamaru dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusukan.

Melalui Press Conference yang digelar di depan Mapolres pada Senin (03/01/2021), Kapolres Gorontalo Kota AKBP Suka Irawanto S.I.K M.Si didampingi Kasat Reskrim, IPTU Mohamad Nauval Seno, S.T.K.,S.I.K menjelaskan, dalam peristiwa tersebut pihaknya kurang dari 24 jam berhasil mengamankan 2 orang terduga pelaku masing-masing AS alias Lingkong yang belakangan diketahui merupakan residivis dan AD yang masih tergolong berusia dibawah umur.

“Pada peristiwa tersebut, atas perintah Kapolda, kita langsung membentuk Tim Gabungan yaitu Resmob Polda Gorontalo, Tim Rajawali Polres Gorontalo Kota, Tim Watawatanga Polres Bone Bolango dan Reskrim Polsek Kota Timur untuk turun ke TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Akhirnya berkat kekompakan dan kegigihan, Tim gabungan berhasil mengamankan 2 orang terduga sebagai pelaku utama, kurang dari 24 jam,” jelas AKBP Suka Irawanto S.I.K M.Si.

Lanjut mantan Kapolres Bone Bolango itu juga menerangkan, dari hasil interogasi awal keduanya mengaku usai mengkonsumsi miras, mereka kemudian datang ke kediaman korban yang sedang merayakan tahun baru bersama keluarga dan kerabatnya, dengan menggunakan sepeda motor.

“Setibanya di depan rumah korban, para pelaku ini memancing korban dengan memainkan gas dengan suara knalpot yang bising lalu kabur, hingga akhirnya korban bersama rekannya mengejar dengan maksud mempertanyakan apa alasan pelaku membuat keributan di lokasi tersebut. Namun pada saat tiba di Kelurahan Padebuolo atau tempat pelaku dan rekan rekannya nongkrong, korban langsung dianiaya menggunakan pecahan botol dan sebilah gunting. Tikaman tersebut mengenai wajah dan dada kiri hingga korban jatuh tersungkur di lokasi kejadian,” terang AKBP Suka Irawanto S.I.K M.Si .

Kapolres Gorontalo Kota yang dikenal hobi dengan dunia otomotif itu juga mengungkapkan, bahwa antara para pelaku dengan korban tidak saling kenal, dan pada saat itu para pelaku telah dalam pengaruh minuman keras sehingga datang mencari masalah di kediaman korban.

“Antara pelaku dan korban tidak saling kenal, makanya saat pelaku datang membuat keributan, korban bersama rekannya bermaksud mengejar pelaku untuk menanyakan tujuan dari para pelaku membuat keributan. Namun siapa sangka para pelaku ini sudah menyiapkan pecahan botol miras dan gunting untuk melakukan penganiayaan,” ungkap AKBP Suka Irawanto S.I.K M.Si.

Saat ini 2 orang pelaku tengah ditahan di Mapolres Gorontalo Kota guna kepentingan penyidikan dan pengembangan terkait kemungkinan adanya 6 orang pemuda lainnya yang ikut serta maupun terlibat dalam penganiayaan tersebut.

Untuk sementara jika terbukti bersalah, kedua orang pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka itu, terancam akan dijerat dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama lebih dari 15 tahun. (*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 1.800 times, 1 visits today)

Komentar