Kecepatan Angin Melambat, Suhu Terasa Sejuk

×

Kecepatan Angin Melambat, Suhu Terasa Sejuk

Sebarkan artikel ini
Masyarakat Gorontalo Menyaksiakn Gerhana Matahari (Foto Dok .Gorontalo Post)

Sekadar informasi, bila pada kondisi normal, suhu udara Gorontalo pada pukul 08.00-09.00 wita sudah berkisar 29-31 derajat celsius.

Sesuai pengamatan Gorontalo Post, saat berlangsungnya gerhana pada pukul 08.30-09.30 wita, suhu udara berkisar 28 derajat celsius.

“Iya, terasa lebih dingin. Sama dengan masih subuh,” ungkap Ali, warga Telaga, Kabupaten Gorontalo.

Sementara itu pengamat Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Djalaluddin Gorontalo Fathuri Syahbani mengakui bila terjadi penurunan suhu pada saat berlangsung gerhana matahari.

“Suhu di wilayah Gorontalo turun hingga 28-29 derajat celsius,” kata Fatuhri Syahbani.
Begitu pula kecepatan angin, lanjut Fathuri. “Biasanya di waktu pagi menjelang siang kecepatan angin mencapai 10 knot atau 10 kilometer/jam. Saat gerhana turun hingga tinggal 2-3 knot atau sekitar 6 kilometer/jam,” urai Fathuri.

Fathuri menjelaskan, dalam Ilmu Astrononi biasanya gerhana matahari total (GMT) akan terulang setiap 350 tahun. Namun, untuk wilayah Indonesia diprediksi akan kembali terulang pada April Tahun 2023.

Hal ini sebagaimana disampaikan Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Gorontalo Fathuri Syahbani.
“Sejatinya sebelum GMT tersebut, wilayah Indonesia tahun 2019 akan dilintasi pula Gerhana Matahari. Namun sifatnya annular (cincin). GMT nanti pada 2023,” ungkapnya.(and/hargo)