GORONTALO, hargo.co.id – Kejadiaan malang yang menimpa Mawar G alias Mawar (samaran,red) warga Desa Lomaya, Kecamatan Bulango Utara, Bone Bolango yang digilir lima pemuda rupanya menimbulkan permasalahan hingga di Polres Bone Bolango.
Bahkan kelima pelaku yakni AG (23) alias Hendri; JM (24) alias Upik; AA (22) alias Agus; AM (18) alias Aldy; dan FA (18) alias Fandi yang melakukan aksi bejatnya tersebut mengaku diajak Mawar untuk berbuat hubungan layaknya suami istri tersebut.
Hendri kepada Gorontalo Post menampik tudingan perkosaan yang dilayangkan Mawar.
Bahkan Hendri berkilah bila ia dan rekan-rekannya diajak oleh Mawar masuk ke dalam kamar.
“Torang datang untuk silaturahmi. Kemudian dia panggil torang masuk ke dalam kamar. Karena torang so mabo, akhirnya torang bergantian,†ungkap Hendri.
Sementara itu di tengah proses pemeriksaan sedang berlangsung, suasana di Polres Bone Bolango sempat riuh. Hal itu setelah kedua belah pihak keluarga sempat terlibat cekcok.
Pantuan Gorontalo Post, cekcok terjadi ketika Mawar sedang menjalani pemeriksaan di unit PPA Polres Bone Bolango. Saat itu pihak keluarga Hendri Cs tiba di Polres Bone Bolango.
Mereka lantas bersua dengan ibu Mawar yang sedang menunggu di luar unit PPA. Pertemuan dua kubu yang berseteru itupun langsung memicu emosi.
[Baca : TRAGIS! Remaja 14 Tahun Digilir 5 Pemuda, Lalu….]
Ijah, salah seorang orang tua tersangka memprotes tudingan anaknya melakukan pemerkosaan. Malah Ijah menuding balik.
“Dia itu perempuan so biasa begitu sejak kecil semua laki-laki banyak yang bagitu pa dia,†ujar Ijah memprotes.
Bahkan menuru Ijah, orang tua Mawar seharusnya mampu mendidik dan mengawasi.
“Punya anak perempuan cuma selalu dibiarkan pulang malam baru begitu lagi dianggap biasa, jadi kan namanya orang mabuk d iluar kendali akhirnya tidak bisa mo apa-apa lagi terjadi begini,” keluh Ijah.
[Baca: Cerita Pilu Remaja 14 Tahun yang Diperkosa 5 Pemuda, Katanya….]
Tak mau kalah ibu Mawar pun meminta pihak Kepolisian mengusut tuntas dan memberikan hukuman yang setimpal. “Dorang so kasih rusak saya pe anak, dorang musti dihukum yang seberat-beratnya,†tegas orang tua Mawar.
Kasat Reskrim Polres Bone Bolango AKP. Rudi Hartono melalui Kanit PPA Polres Bonbol Aiptu Helpis Ntuio menyampaikan, pihaknya masih menyelidiki dan meminta keterangan terhadap tersangka pelaku pemerkosaan.
“Korban juga sudah dilakukan visum di Rumah sakit Toto Kabila,†kata Aiptu Helpis.(csr/tr-54/hargo)
