Minggu, 27 November 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Kesejahteraan Warga Pesisir Jadi Sorotan di Expose 100 Hari Kerja Penjagub Gorontalo

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Sabtu, 24 September 2022 | 02:05 Tag: , ,
  Pakar Perikanan dan Kelautan, Dr. Abd.Hafidz Olii (kiri) saat memaparkan potensi dan tingkat kesejahteraan masyarakat di wilayah Pesisir, pada Diskusi Simposium Pembangunan Provinsi Gorontalo pada Jumat (23/09/2022) (Foto: Rita Setiawati/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pakar Perikanan dan Kelautan Dr. Abd. Hafidz Olii mengungkapkan tingkat kesejahteraan masyarakat khususnya yang ada di wilayah pesisir pantai utara dan selatan Provinsi Gorontalo terbilang masih sangat rendah.

Hal tersebut diungkapkan Dr. Abd. Hafidz Olii saat menghadiri kegiatan diskusi simposium pembangunan di Provinsi Gorontalo, dalam rangka Ekspose 100 hari kerja Penjabat Gubernur (Penjagub) Gorontalo, Hamka Hendra Noer, yang berlangsung di Hotel Aston, Jumat (23/09/2022).

“Sejak tahun 2000, kawasan Teluk Tomini terus berkembang, diskusi dimana – mana. Akan tetapi perlu kita ingat, bahwa ada 3 kabupaten yang ada di kawasan ini, masih dibawah garis kemiskinan yang sangat rendah,” ungkap Dr. Abd. Hafidz Olii.

Lanjut ia menuturkan hal tersebut diharapkan kedepannya bisa menjadi perhatian khusus, bahwasanya dengan banyaknya potensi yang ada di kawasan Teluk Tomini ini, bisa menjadi kekuatan maupun modal untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat.

“Selain wilayah Teluk Tomini, Gorontalo juga memiliki potensi sumber daya ikan yang cukup terkenal yakni keberadaan Hiu Paus, yang mana ini menjadi ikon Gorontalo,” tutur Dr. Abd. Hafidz Olii.

Menurut Pakar perikanan dan kelautan itu keberadaan Hiu Paus ini juga terdapat di wilayah lain, akan tetapi membutuhkan waktu berjam – jam untuk dapat melihatnya. 

“Keuntungannya jika milik Gorontalo, hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja sudah langsung bisa menjumpai Hiu Paus tersebut,” kata Dr. Abd. Hafidz Olii.

Hal lain yang juga menjadi potensi yaitu “ikan nike” yang kemunculannya hanya sebulan sekali, selama 5 hari berturut – turut. Menurutnya berdasarkan penelitian, ada 9 spesies ikan nike yang ada di Gorontalo. Hal seperti inilah yang menurutnya menjadi daya tarik yang tinggi.

“Sehingga, saran kepada Pemerintah, proses pengentasan kemiskinan terhadap Masyarakat di wilayah pesisir itu tidak serta – merta dilihat dari proses penyangga, tetapi dari pengembangan sumber daya yang ditandakan,” tambah Dr. Abd. Hafidz Olii.

Hal – hal seperti itulah menurut Dr. Abd. Hafidz Olii menjadi potensi yang sangat baik untuk ditawarkan ke seluruh dunia. Jika hal tersebut benar – benar dikerjakan dan dimanfaatkan dengan baik, maka secara tidak langsung akan mensupport ekonomi masyarakat, khususnya yang ada di wilayah pesisir pantai. (***)

 

Penulis Rita Setiawati

(Visited 30 times, 1 visits today)

Komentar