Lagi, Panah Wayer Meneror Warga 

×

Lagi, Panah Wayer Meneror Warga 

Share this article
Ilustrasi panah wayer. (Foto Sumber Google)

Hargo.co.id GORONTALO – Aksi teror senjata tajam, terutama panah wayer, kembali meresahkan warga Desa Ayula, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango. Yang terbaru, kemarin, Jumat (22/6), saat perayaan lebaran ketupat, terjadi keributan antar pemuda di Jalan Bengawan Solo.

Menurut keterangan warga sekitar, kejadiannya sekitar pukul 16.30 Wita. Awalnya perayaan lebaran ketupat berjalan lancar. Warga sekitar tengah bersuka ria menikmati lebaran sunah itu.

Namun tiba-tiba terjadi aksi saling kejar menggunakan senjata tajam berupa anak panah wayer. Suasana pun berubah seketika saat warga berhamburan keluar akibat aksi saling kejar menggunakan senjata tajam itu.

Beberapa rankaian acara perayaan tersebut sempat terhenti pasca keributan tersebut terjadi.  Menurut keterangan warga, aksi saling kejar tersebut diketahui didominasi anak remaja yang diduga tengah dipengaruhi minuman keras (miras).

“Tidak tahu dorang ini mungkin sudah mabuk, tiba-tiba dorang so baku dusu di jalan,” ungkap salah seorang pengendara sepeda motor itu.

Menerima informasi tersebut, petugas setempat yang tengah berpatroli lantas melakukan penyisiran di sepanjang jalan Bengawan Solo tersebut untuk mencari pelaku keributan tersebut. Bahkan, polisi belum berhasil menemukan biang keributan dan senjata tajam tersebut.

Kapolsek Tapa, Iptu Lukman Dama mengatakan, saat ini pihaknya masih terus mengumpulkan informasi di lapangan terkait keributan yang terjadi di Desa Ayula tersebut.
“Kami masih mengembangkan, apabila benar dan terbukti, kami akan tindaki dengan tegas,” singkatnya.(mg03-gp/hg)