Hargo.co.id, GORONTALO – Kasus kekerasan terhadap anak yang masih terjadi di berbagai daerah, termasuk di Kota Gorontalo, menjadi perhatian serius Anggota DPRD Kota Gorontalo, Yolan Polontalo.
Ia menegaskan bahwa perlindungan anak membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, tidak hanya pemerintah semata.
Menurut Yolan, upaya mencegah kekerasan terhadap anak akan lebih efektif apabila dibangun melalui kerja sama yang kuat antara keluarga, sekolah, komunitas, lembaga sosial, hingga pemerintah daerah.
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, koordinasi dan kolaborasi antar-pihak harus terus diperkuat agar setiap anak mendapatkan haknya untuk hidup, belajar, dan berkembang dengan aman,” ujar Yolan Polontalo.
Anggota Komisi II DPRD Kota Gorontalo tersebut menilai masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian, terutama terkait akses layanan dasar dan sistem perlindungan anak yang belum merata di beberapa wilayah.
Kondisi itu, kata dia, menuntut langkah yang lebih proaktif dalam menghadirkan layanan pendidikan, kesehatan,
serta mekanisme pelaporan yang mudah diakses masyarakat.
Yolan juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan inklusif.
Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga harus menjadi ruang yang mampu
membentuk karakter, menumbuhkan empati, serta memberikan rasa aman bagi setiap peserta didik.
“Anak-anak harus merasa terlindungi di lingkungan sekolah. Pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga harus membangun karakter dan keberanian anak untuk berkembang,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Lebih lanjut, Yolan menegaskan bahwa setiap kebijakan yang berkaitan dengan perlindungan anak
harus disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan nyata di lapangan.
Dengan demikian, program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Ia berharap melalui kolaborasi yang berkesinambungan antara pemerintah dan masyarakat,
Kota Gorontalo dapat semakin memperkuat komitmennya sebagai kota yang ramah anak.
Selain itu, Yolan mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan terhadap anak
serta mendukung berbagai program edukasi yang bertujuan meningkatkan kesadaran mengenai hak-hak anak.
Dengan keterlibatan seluruh pihak, Yolan optimistis upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dapat berjalan lebih maksimal,
sehingga generasi muda Gorontalo memiliki kesempatan tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung pengembangan potensi mereka secara optimal.(Adv)












