Legislatif

Komisi lll DPRD Kabgor Minta Proyek Pembangunan Tiga Gedung RSUD Dunda Digenjot

×

Komisi lll DPRD Kabgor Minta Proyek Pembangunan Tiga Gedung RSUD Dunda Digenjot

Sebarkan artikel ini
Komisi lll DPRD Kabgor Minta Proyek Pembangunan Tiga Gedung RSUD Dunda Digenjot
Wakil Ketua DPRD Kabgor, Awaludin Pauweni didampingi ketua dan anggota komisi lll saat turun langsung di lokasi pembangunan RSUD MM Dunda Limboto, Selasa (16/9/2025). (Foto:Deice/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Proyek pembangunan tiga gedung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) MM Dunda Limboto diminta Komisi III DPRD setempat untuk terus digenjot.

Berita Terkait:  BPJN Mangkir dari RDP Komisi III DPRD Kabgor Terkait Keluhan Warga Pekerjaan Plat Deker

Permintaan disampaikan oleh Ketua Komisi III, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo, Hamka Pakaya saat turun langsung ke lokasi meninjau progres perkejaan, Selasa (16/9/2025)

Bukan tanpa alasan Hamka meminta agar proyek itu, dipercepat. Menurutnya, saat peninjuan yang dilakukan, terlihat dari tiga lokasi pembangunan, proyeksinya berbeda-beda.

Berita Terkait:  Petani di Kabgor Keluhkan Harga Pupuk Subsidi

Dimana, kata Hamka, dua pembangunan progresnya sudah baik, sedangkan yang satunya lagi membutuhkan perhatian ekstra.

“Kami dari komisi lll sudah turun langsung melihat kondisi pembangunan dan menginginkan pekerjaan selesai 100 persen,

Berita Terkait:  Datangi Dekab Gorut, Warga Desa Sogu Pertanyakan Realisasi Pembagian Lahan Eks HGU

tetapi memang dilihat dari progres pekerjaan dan cuaca tidak mendukung salah satu menjadi penghambat,” ungkap Ketua Komisi lll Hamka Pakaja.

Hamka juga menyarankan adanya penambahan pekerja dan juga jam kerja atau dengan kata lain lembur, mengingat waktu pelaksanaan yang tidak lama lagi akan selesai.

Berita Terkait:  Awali Tahun 2024, DPRD Gorut Bakal Gelar Rapat Bersama Eksekutif

“Harus lembur, tetapi lembur pun harus menambah pekerja. Jangan pekerja yang pagi juga lanjut malam, agar pekerjaan bisa maksimal dan kualitas hasilnya pun akan baik,” harap Hamka.

Hamka juga mempertanyakan pernyataan dari pihak pengelola pekerjaan yang mengakui adanya pekerjaan lembur. Namun, terlihat dari lokasi pekerjaan, tak ada penerangan yang maksimal saat pekerja melaksanakan tugasnya di malam hari.
Berita Terkait:  Pembahasan Perubahan Anggaran di Gorut Kembali Tertunda

“Yang terlihat di lapangan lampu penerangannya hanya satu, sementara ada pekerjaan lembur sampai malam. Jadi pertanyaannya apakah pencahayaannya bisa maksimal hanya dengan satu lampu sorot saja,” tegas Hamka.

Sementara itu PPK, Ramang Said Hasan mengakui akan berupaya semaksimal mungkin pekerjaannya tepat waktu sesuai dengan target yang ada,

Berita Terkait:  DPRD-Pemkab Pohuwato Sepakati Ranperda Perubahan APBD 2023

walaupun memang diakui dari tiga bangunan yang sementara dikerjakan, dua bangunan memang sudah lebih dulu berjalan.

“Satu pekerjaan malah sudah akan PHO, hanya memang untuk satu bangunan lantai tiga ini yang diusahakan bisa selesai sesuai batas waktu,

Berita Terkait:  Roman: Pemkab Gorontalo Harus Komit dengan Program yang Direncanakan

mohon doa dan dukungan dari semua agar pekerjaan ini tepat sesuati waktu yang ditargetkan,” harap Nanang biasa ia disapa. (Deice)