Lapas Gorontalo Ricuh, Begini Ulasannya …

×

Lapas Gorontalo Ricuh, Begini Ulasannya …

Share this article
Anggota Polisi dari Satuan Brimob Polda Gorontalo berusaha mendesak para napi dengan cara menakut-nakuti para napi agar mundur dan menyerah. Hal ini dilakukan karena, napi mulai mencoba melakukan pembakaran di dalam lapas Kota Gorontalo. (Natha/Gorontalo Post)

Serta tersangka penikaman terhadap Bripda Muhammad Kurniawan Noho, Edi Nurkamiden agar diperiksa di dalam Lapas Gorontalo. Hanya saja permintaan para napi itu tak bisa dipenuhi oleh Rusdedi dan Fernando Kloer.

Hingga akhirnya Rusdedi dan Fernando Kloer keluar dari dalam lapas. Saat keduanya keluar, napi mematikan lampu. Situasi kembali tegang. Lemparan batu dari arah dalam lapas kembali terjadi. Hal itu dibalas dengan tembakan gas air mata. Bahkan sesekali terdengar letupan senjata api.

Situasi yang tak terkendali itu berlangsung hingga pukul 03.00 wita. Saat itu dari pengeras suara di dalam masjid terdengar suara pengajian dan diselingi suara permintaan agar Polisi mundur dan tak lagi menembakkan gas air mata. Bersamaan dengan itu telihat kobaran api dari dalam lapas. Belakangan diketahui api tersebut berasal dari ruang poliklinik yang terbakar.

Pagi hari sekitar pukul 06.00 wita, lemparan batu dari dalam lapas kembali ramai. Bahkan sesekali disertai dengan bom molotov. Petugas yang semalam suntuk mengepung Lapas Gorontalo mulai terpancing. Lemparan batu dari dalam lapas langsung dibalas dengan tembakan gas air mata.
Pukul 06.40 wita, tiga perempuan penghuni lapas dievakuasi lantaran hamil.Â