Sabtu, 1 Oktober 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Legislator Panua Bela Penambang Lokal

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Pohuwato Legislatif , pada Jumat, 23 September 2022 | 18:05 Tag: , ,
  Ketua Fraksi Golkar, Al Amin Uduala

Hargo.co.id, GORONTALO – Pani Gold Project baru saja dimulai, ditandai dengan dimulainya pengerjaan akses jalan dari Desa Teratai, Kecamatan Marisa menuju Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia. Namun belakangan, pernyataan Direktur Utama PT GSM, PT PETS Boyke Abidin, yang akan mengeluarkan para penambang lokal dari wilayah konsesi perusahaan justru menimbulkan kecaman dari beberapa pihak, salah satunya Sekretaris Komisi III, AL Amin Uduala, SH. 

Secara tegas, Politisi Golkar ini memberikan peringatan kepada pihak perusahaan, untuk tidak semena-mena dalam mengambil tindakan mengeluarkan masyarakat penambang dari areal pertambangan milik perusahaan.

“Aktivitas pertambangan di Gunung Pani itu sudah terjadi puluhan bahkan ratusan tahun lalu. Nenek moyang kami sudah lebih dulu menambang di sana. Ada ratusan keluarga, saudara, masyarakat kami yang menggantungkan hidup sampai saat ini dari hasil menambang. Jika hari ini mereka dikeluarkan begitu dan dengan cara-cara yang tidak baik, maka itu adalah sebuah kesalahan meskipun mereka memiliki izin,” ujar Al Amin. 

Tak hanya itu, kata Al Amin. Dirinya juga secara tegas menyampaikan bahwa dirinya akan berada di barisan masyarakat jika kemudian pihak perusahaan yang tergabung dalam Pani Gold Project benar melakukan tindakan semena-mena.

“Ini bukan zaman penjajahan Jepang maupun Belanda. Tolong pihak perusahaan jangan usir kami di tanah kami sendiri dengan cara yang tidak elegan. Saya pastikan saya akan berada paling depan jika perusahaan melakukan pengusiran terhadap masyarakat kami dengan cara yang tidak baik,” tegasnya.

Sebelumnya, pihak perusahaan dalam hal ini PT. Merdeka Copper Gold (Tbk), bakal mengeluarkan seluruh penambang yang masuk wilayah konsesi perusahaan, sebagaimana ditegaskan oleh direktur utama PT.GSM dan PT.PETS, Boyke Abidin usai kegiatan doa bersama dan sosialisasi Pani Gold Project yang berlangsung di Desa Teratai, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Kamis (22/9/2022).

Menurut Boyke, para penambang lokal tidak sepantasnya berada di kawasan aktivitas yang menjadi olahan dari perusahaan PT. Pani Copper Gold. Dia beralasan, aktivitas perusahaan akan membahayakan para penambang yang berada di wilayah konsesi milik perusahaan.

“Kalau soal keluar itu pasti, karena tidak mungkin kita menambang mereka ada, itu bahaya,” ujar Boyke.

“Tapi kan bagaimana keluarnya, bagaimana mencari penghidupan lainnya, ini harus sama-sama kita pikirkan. Tapi kalau soal itu, iya dong ini kan tambang. Lihat proyek tambang. Gimana kalau ada penambang rakyat di sekitarnya, kan nggak mungkin. Tapi kita lakukan seperti memecahkan masalah tanpa masalah baru. Saya nggak mau proyek ini didoakan gagal,” tutupnya. (***)

 

Penulis: Tim 

(Visited 52 times, 1 visits today)

Komentar