Longsor! Pick Up Masuk Jurang 100 Meter 

×

Longsor! Pick Up Masuk Jurang 100 Meter 

Share this article
KONDISI mobil pikap saat dievakuasi menual oleh warga setempat dari jurang kedalaman 100 meter di Desa Pilolahea, Kecamatan Bulango Ulu, Bonebol, kemarin Sabtu (14/4).

ORONTALO Hargo.co.id, – Sebuah mobil pick up DM 9125 E milik Haris Noho (40) warga Desa Lomaya, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango (Bonebol) bentuknya sudah tak karuan lagi akibat masuk ke jurang sedalam 100 meter setelah tertimpa longsoran tanah, Jumat (13/4). Untung saja tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Namun kerugian materil akibat kerusakan mobil yang digunakan untuk memasok hasil perkebunan warga di Bulango Ulu tersebut diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, insiden mengerikan itu terjadi tepat pukul 15.00 wita. Bermula ketika hujan lebat disertai angin kencang mengguyur wilayah ujung Kabupaten Bone Bolango membuat tanah tebing di bahu jalan desa Pilolaheya longsor hingga memutus akses jalan ke Bulango Ulu.

Ironinya, meski longsor tersebut tak menelan korban, namun mobil pick up milik Haris yang diparkir di sebelah bahu jalan tersebut seketika tertimpa longsor hingga diseret ke dalam jurang kurang lebih 100 meter. Belakangan diketahui Haris Noho sang pemilik mobil hendak menolong mobil rekanya yang tengah terjebak lumpur.

Tak berselang lama, Haris Noho ketika hendak turun menolong rekanya, tiba-tiba ratusan kubik tanah berasal dari tebing gunung itu longsor dan menimpa mobil milik Haris Noho. Mobil pick up dengan kerusakan hampir 100 persen itu lantas dievakuasi warga dengan alat seadanya, Sabtu (14/4).

Sementara akses jalan yang tertimbun longsor tersebut kini sudah bisa dilalui kendaraan. Satu unit eksavator milik swasta yang tengah beroperasi di wilayah Bulango Ulu ikut membantu proses evakuasi material longsor.

Terpisah Kapolsek Tapa, Iptu Lukman Dama membenrakan adanya insiden mobil tertimpa longsor diwilayah Bulango Ulu. “Mobil itu sudah berhasil dievakuasi warga melalui sungai yang berada dikaki gunung. Kerusakanya cukup parah. Alhamdulillah dalam insiden ini tidak ada korban jiwa,”pungkas Iptu Lukman Dama. (tr-54/hg)