Gorontalo

LPKA Gorontalo Tegaskan Komitmen Bersih Halinar, Integritas Petugas Diperketat

×

LPKA Gorontalo Tegaskan Komitmen Bersih Halinar, Integritas Petugas Diperketat

Share this article
LPKA Gorontalo Tegaskan Komitmen Bersih Halinar, Integritas Petugas Diperketat
Suasana apel Apel Deklarasi Zero Halinar, Senin (20/4/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Gorontalo menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan yang bersih dan tertib melalui Apel Deklarasi Zero Halinar, Senin (20/4/2026).

Berita Terkait:  Dukcapil Permudah Pelayanan Pemilih Pindahan Jelang Pilkada 2024

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memerangi peredaran handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba di lingkungan pembinaan.

Apel tersebut diikuti seluruh petugas dan warga binaan sebagai bentuk kesepakatan bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Berita Terkait:  Penuhi Janji, Pemprov Serahkan Bonus Bagi Atlet Peraih Medali di PON XXI 2024 dan Juara Dunia Karateka

Pelaksana Harian Kepala LPKA Kelas II Gorontalo, Hasna Katili, menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen yang harus diwujudkan secara konsisten.

“Ini bukan hanya seremonial, tapi janji bersama untuk menghadirkan lingkungan yang aman, bersih, dan kondusif,” ujar Hasna.

Berita Terkait:  Hadiri Sosialisasi Dukcapil PMD, Pj. Sekprov: Pembangunan Berawal dari Data

Ia menjelaskan, terdapat tiga fokus utama dalam penerapan Zero Halinar. Pertama, penertiban handphone ilegal guna mencegah masuknya alat komunikasi tanpa izin ke dalam blok hunian.

Kedua, penghapusan pungutan liar dengan memastikan seluruh layanan bagi warga binaan diberikan tanpa biaya, termasuk kunjungan, remisi, hingga program integrasi.

Berita Terkait:  Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN NP UP Gorontalo Gelar Coastal Clean Up Bersama Stakeholder dan Masyarakat

Ketiga, penguatan pengawasan terhadap peredaran narkoba. Menurut Hasna, LPKA harus menjadi ruang pembinaan yang steril dari praktik peredaran narkotika.

“LPKA tidak boleh menjadi tempat berkembangnya praktik ilegal. Justru harus menjadi benteng dalam memutus rantai peredaran narkoba,” tegasnya.

Berita Terkait:  Sekdaprov Lepas Kontingen Pramuka Gorontalo Ikut Rainas Ke-XII

Ia juga mengingatkan seluruh petugas untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran yang berkaitan dengan Halinar.

Di sisi lain, warga binaan turut diimbau untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku. Lingkungan yang aman dan tertib dinilai menjadi kunci keberhasilan proses pembinaan serta penyiapan masa depan mereka setelah kembali ke masyarakat.

Berita Terkait:  Pemprov akan Hapus Penerima Bantuan yang Main Judol dan Perokok

Dengan deklarasi ini, LPKA Gorontalo berharap dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus menciptakan sistem pembinaan yang lebih transparan, bersih, dan berintegritas. (mg-06)