Jumat, 7 Oktober 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Membuktikan Mandeh Sukses, Lebih Baik dari 1000 Kata Sambutan

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Selasa, 9 Agustus 2016 | 14:44 Tag: ,
  

Hargo.co.id PADANG – Ada kata-kata sakti yang keluar dari Menpar Arief Yahya saat meninjau ke-4 kali di Kawasan, Mandeh, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Jumat 5 Agustus 2016. Beberapa saat sebelum pembukaan Tour de Singkarak (TdS) 2016 yang diseremonialkan di Solok, Sumbar. “Membuktikan Mandeh sukses, itu lebih baik daripada 1000 kali saya memberi pidato atau ceramah,” jelas Arief Yahya, di depan Bupati Hendrajoni dan Wagub Nasrul Abit di pelataran Mandeh.

Karena itulah, Mantan Dirut PT Telkom ini mampir dan memaksa harus menginjakkan kaki secara fisik ke Mandeh, yang positioningnya diproyeksikan sebagai “Raja Ampat”-nya Sumatera. Mobil RI-47 pun menyusuri Teluk Bayur, naik berkelok-kelok ke Pesisir Selatan. Tidak sampai ke Sungai Nyalo ataupun Carocok yang jalan besarnya sedang dibangun oleh PU PR sejauh 24 kilometer. Masih ada satu bottleneck lagi sekitar 48 km.

Arief Yahya ingin melihat pembangunan toilet bersih yang sudah dibangun oleh Kemenpar. Bangunan sudah siap, tapi sumber airnya belum permanen. Itu menjadi PR alias pekerjaan rumahnya yang akan segera dikebut. Termasuk meninjau infrastruktur jalan yang yang sedang dibangun oleh Kemen PU PR. “Sudah ada investor dari Dubai Uni Arab Emirate (UAE) yang tertarik menanamkan modal ke Indoesia,” jelas Arief.

Alam Sumatera Barat memang pas untuk wisata halal. Sepanjang perjalan 3 jam dari Padang, hamparan padi menghijau, sungai mengalir jernih, dan buih-buih putih saat alirannya menghantam bebatuan. Pegunungan yang rimbun tertutup pepohonan besar, batang nyiur menyangga kepala berjajar vertical. Langit biru tanpa tak berawan, membuat sejuk di mata.

“Saya membayangkan suasana desa zaman dulu, yang alami dan damai. Coba wisman Timur Tengah famtrip ke Tanah Minang? Sudah pasti jatuh cinta dan ingin berlama-lama menikmati hamparan sawah, ladang, sungai mengalir dan kelokan-kelokan alam yang mirip taman raksasa. Saya sudah ke banyak tempat di penjuru negeri, Sumbar punya keunggulan di sini. Lembaga pemeringkat dunia juga selalu menempatkan Indonesia dalam top 20 besar, baik alam maupun budaya. Dan Sumbar punya dua-duanya,” ungkap Arief Yahya.

(Visited 9 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar