Kab. Bone Bolango

Merlan Uloli: Bunuh Diri Bukan Solusi

×

Merlan Uloli: Bunuh Diri Bukan Solusi

Share this article
Merlan Uloli
Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli ketika diwawancarai, Kamis (15/6/2023). (Foto: Nur Nadiva Daeng untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Peristiwa bunuh diri yang dalam sepekan ini sudah terjadi tiga kali di Gorontalo menyedot perhatian dari Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli.

Menurut Merlan Uloli, bunuh diri bukanlah solusi untuk menyelesaikan sebuah masalah.

Berita Terkait:  1.445 Warga Bone Bolango Nikmati Air Bersih Dari Program TMMD

Justru, kata dia, mengakhiri hidup baik itu dengan gantung diri, menenggak zat yang memicu kematian dan lain sebagainya, hanya bisa merugikan diri sendiri.

“Bunuh diri itu dosa. Allah murka dengan tindakan bunuh diri,” tegas Merlan.

Berita Terkait:  SP4N-LAPOR, Bone Bolango Terbaik se-Provinsi Gorontalo

Untuk itu, Merlan yang bakal maju pada Pilkada Bone Bolango sebagai bupati ini, mengimbau kepada warga masyarakat untuk tidak melakukan aksi bunuh diri.

Pentingnya Edukasi

Ia juga mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat, khususnya para orang tua, guru, dan pemerintah untuk terus mengedukasi anak-anak untuk tidak memendam masalah sendiri.

Berita Terkait:  Langkah Merlan Tangani Masalah Pertambangan Suwawa Diapresiasi Perwakilan Penambang

“Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua guru-guru di sekolah, orang tua, dan keluarga juga berperan penting. Jangan biarkan anak-anak ini memendam masalah sendiri. Contohnya kejadian saat ini.

Anak ini ada masalah dengan keluarga tetapi, korban tidak mau mengungkapkan sehingga mengambil keputusan yang sangat tragis dan lebih memprihatinkan,” kata Merlan.

“Itu mereka pikir dengan bunuh diri dapat menyelesaikan masalah. Makanya kita harus edukasi mereka bahwa hidup ini harus keras dan kuat dalam menghadapi semua persoalan,” imbaunya.

Berita Terkait:  Pemkab Bone Bolango Gencar Luncurkan Program Tekan Angka Kekerasan Perempuan dan Anak

Merlan juga meminta kepada media agar media hanya memberitakan aksi bunuh diri saja, namun turut memberikan edukasi kepada warga.

“Jangan sampai karena berita bunuh diri, sehingga masyarakat mencoba-coba untuk bunuh diri,

sehingganya dalam memberitakan kejadian bunuh diri, media harus memberikan edukasi,” harap kader partai Nasdem itu.(*)

Berita Terkait:  Prioritaskan BPNT dan PKH untuk Kebutuhan Rumah Tangga

Penulis: Nur Afni Tobelo, Nur Nadiva Daeng, Febrianca Toloy/Mahasiswa Magang UNG