Nyepi Tanpa Keluarga

×

Nyepi Tanpa Keluarga

Share this article
Komang Widiani

Hargo.co.id, GORONTALO – Perayaan Hari Raya Nyepi selalu dirayakan dengan penuh suka cita bagi umat Hindu, termasuk yang ada di Gorontalo. Seperti pada Kamis 7 Maret kemarin, semua umat hindu merayakannya, salah satunya Komang Widiani yang melakukan nyepi dengan berpuasa, berdoa dan mengintropeksi diri.

Perempuan yang akrab dipanggil Widi ini mengatakan, hari raya nyepi atau tahun baru saka kali, dia belum bisa berkumpul bersama keluarganya di kampung halaman di Sulawesi Tengah. Karena menurutnya cukup jauh dan aktivitasnya saat ini yang harus membuatnya tetap berada di Gorontalo.

Meski begitu Widi mengakui hal itu tak menyurutkan dirinya untuk merayakan hari raya nyepi dengan penuh suka cita. “Jadi merayakannya di Kota Gorontalo dengan melakukan catur brata penyepian, kalau ibadahnya di Pura Girinatha, Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. “ujar perempuan kelahiran 17 Desember 1997 ini.

Saat pengerupukan, sehari sebelum nyepi Widi mengatakan turut menyempatkan diri memeriahkan pengarakan ogoh-ogoh di Desa Bongo 2, Kabupaten Boalemo. Di hari raya nyepi ini perempuan yang duduk di bangku perkuliahan jurusan Manajemen, Universitas Negeri Gorontalo, berharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik.

“Dan bisa memenuhi harapan orang tua bahkan lebih, serta menjadi manusia berguna untuk semua orang,” ujarnya.

Menurutnya tradisi yang selalu ada di hari raya nyepi pun sama dengan lebaran lainnya, seperti berkumpul dengan keluarga juga menikmati hidangan makanan bersama.

“Kalau aku dikampung biasanya ada makanan kesukaan, bahasa bali-nya itu semuk dan urutan,” jelasnya. (gp/hg)