Hargo.co.id, GORONTALO – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Gorontalo Utara (gorut), diminta turun lapangan guna memantau daya beli masyarakat. Jangan sampai masyarakat yang datang ke pasar hanya melihat-lihat saja dan tidak membeli.
Penegasan ini disampaikan Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin saat hadir pada rapat dan evaluasi pengendalian inflasi daerah beberapa hari lalu. Menurutnya, OPD khususnya Bagian Ekonomi dan OPD yang berkaitan erat dengan inflasi daerah harus turun lapangan untuk melihat dengan jelas kondisi yang terjadi di masyarakat seperti halnya ketersediaan barang dengan daya beli masyarakat.
“Apakah Dinas Perindagkop dan Dinas Peternakan secara tim turun lapangan untuk melihat ketersediaan barang dan harga barang serta kemampuan atau daya beli masyarakat,” ungkapnya.
Lanjut kata Indra Yasin, jangan sampai masyarakat yang datang ke pasar hanya melihat-lihat saja. Atau istilahnya cukup mata yang belanja, namun untuk membeli tidak, karena tidak ada uang.
“Jika memang kondisinya seperti itu, maka daerah harus ada intervensinya dengan membuka pasar murah dengan harga yang terjangkau. Seperti yang tadinya harga Rp 5 ribu, di pasar murah masyarakat dapat membeli dengan harga setengah,” kata Indra Yasin.
Daya beli masyarakat menjadi lemah karena kondisi pandemi Covid-19, sehingga masyarakat hanya di rumah saja. Sehingga untuk pengecekan ketersediaan pangan juga harus tetap dilakukan, jangan sampai macet.
“Meskipun terjadi inflasi 0,0 persen, akan tetapi ketersediaan pangan di rumah-rumah warga harus ada,” tandasnya. (***)
Penulis: Alosius M. Budiman
