Hargo.co.id, GORONTALO – Pasar murah yang digelar oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati), Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD), bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi, yang digelar di halam kantor Kejati Gorontalo, diserbu oleh warga masyarakat, Senin (03/04/2023).
Asisten Bidang Intelijen Kejati Gorontalo, Otto Sompotan mengatakan, dalam kegiatan ini pihaknya menyiapkan sebanyak 2000 kupon untuk warga masyarakat, serta terdapat 14 penjual yang masing-masing bekerjasama dengan Dinas UMKM serta Perindustrian Perdagangan Provinsi Gorontalo.
“Penjual yang jualan hari ini semuanya ada 14 distributor. Nah, semua itu adalah mitra dari Dinas UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo. Jadi, kami mengumpulkan para distributor,” kata Otto Sompotan.
Lebih lanjut Otto Sompotan juga menjelaskan, pada kegiatan ini pihaknya menghadirkan industri yang bekerja sama dengan pemerintah, untuk menyiapkan bahan pokok bersubsidi seperti beras, minyak goreng, telur, gula pasir, cabai dan bawang.
“Rata-rata bahan pokok yang dijual itu, tiga kali lipat lebih murah dari harga pasaran,” jelas Otto Sompotan.
Adapun sistem yang diterapkan dalam pasar murah ini menurut Otto Sompotan yaitu menggunakan kupon. Pada kesempatan ini pihaknya menyiapkan 2000 kupon untuk 8 bahan pokok dengan harga Rp.107.000 untuk setiap 1 kupon.
“Untuk penjualan dalam pasar murah ini, bisa tergantung pada kemampuan daya beli masyarakat,” sambung Otto Sompotan.
Ia juga menambahkan, dimana pelaksanaan pasar murah ini hanya berlangsung satu hari. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyiapkan berbagai kebutuhan bulan suci Ramadan, yang bertujuan membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang murah.
Sementara itu selaku warga masyarakat, Gina, mengaku sangat antusias dan berharap agar pasar murah ini dapat diselenggarakan lagi.
“Saya sudah menunggu dari tadi pagi dan alhamdulillah dapat kupon juga. Semoga pasar murah seperti ini bisa diadakan lagi,” tutup Gina.(*)
Penulis: Indrawati Endris/Mahasiswa Magang UNG
Editor: Zulkifli Polimengo
