Sabtu, 16 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



PDAM Kabupaten Gunakan 120 Ribu Ton Bahan Kimia Penjernih Air

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo , pada Rabu, 22 September 2021 | 08:05 AM Tag: ,
  Tawas menjadi salah satu penjernih air

Hargo.co.id, GORONTALO – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gorontalo menyebut, dalam setahun menggunakan 120 Ribu ton tawas atau penjernih air untuk mengatasi kekeruhan air yang akan disuplai ke masyarakat. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari 10 Ribu ton tawas yang digunakan setiap bulan di seluruh sistem Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang dimilikinya. 

“Antara 8.000 hingga sampai 10 ribu ton. Itu jumlah untuk keseluruhan IPA yang ada di kami,” kata Kepala Bagian Teknis PDAM Kabupaten Gorontalo, Abdullah Deu kepada Hargo.co.id, Selasa (21/09/2021). 

Banyaknya jumlah penggunaan bahan penjernih air tersebut, dikarenakan PDAM Kabupaten Gorontalo tidak hanya menggunakan Penjernih Air di Musim penghujan, Tapi juga di musim kemarau.

Abdullah Deu menjelaskan, dari beberapa sumber air baku PDAM Kabupaten Gorontalo, ada beberapa sumber air yang tetap keruh walaupun di musim kemarau. Dirinya mencontohkan, IPA yang paling tinggi tingkat kekerasannya ada di Kecamatan Boliyohuto. 

 

“Itu bukan hanya di musim penghujan, Di musim kemarau juga kami menggunakan penjernih air ini, karena  di musim kemarau airnya juga keruh,” terang Abdullah Deu. 

Selain menggunakan tawas sebagai penjernih air, pihaknya juga menggunakan kaporit untuk membunuh kuman. 

“Jadi tawas untuk penjernih, kemudian kaporit ini untuk membunuh kuman,” ujarnya. 

Meski begitu, dirinya memastikan penggunaan bahan kimia tersebut masih sesuai prosedur penggunaannya. Setiap bulan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat guna memastikan Kelayakan air tersebut. (***) 

 

Penulis : Sucipto Mokodompis

(Visited 28 times, 1 visits today)

Komentar