Tuesday, 21 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Peduli Sulteng: Lanal dan Korem 133/NW Lakukan Ini

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Thursday, 4 October 2018 | 20:22 PM Tags: , , , ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo siap menampung korban bencana gempa bumi dan tsunami Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang mengungsi ke Gorontalo.

Lanal yang bermarkas di Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo itu telah menyediakan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) sebagai tempat tinggal sementarapara pengungsi yang tak memiliki keluarga di Gorontalo.

Komandan Lanal Gorontalo Letkol Laut (P) Tonny Sundah,M.Tr.Hanla mengemukakan, Lanal Gorontalo turut mengantisipasi datangnya para pengungsi korban gempa dan tsunami di wilayah Palu serta Donggala.

Para pengungsi yang tak punya keluarga di Gorontalo itu nantinya bisa memanfaatkan Rusunawa TNI AL sebagai tempat tinggal sementara.

“Bilamana dibutuhkan, Lanal Gorontalo siap menampung pengungsi Palu,” ujar Letkol Laut Tonny Sundah. Rusunawa milik TNI AL memiliki konstruksi tiga lantai, terdiri 35 kamar dan 1 ruang long room.

Masing-masing kamar memiliki satu ruang tamu, dua ruang kamar tidur, dapur, kamar mandi serta dilengkapi dengan fasilitas air dan listrik.

Menurut Lektol Laut Tonny Sundah, penentuan siapa pengungsi yang akan menempati rusunawa diserahkan kepada Dinas Sosial Provinsi Gorontalo untuk mengkoordinir korban dan jumlah para pengungsi yang akan menempati Rusunawa TNI AL.

Rusunawa Lanal Gorontalo yang disiapkan untuk menampung pengungsi Palu korban bencana gempa dan tsunami. (Rinto/Gorontalo Post)

“Para pengungsi yang akan tiba di Mako Lanal Gorontalo akan dilakukan pendataan identitas (pemeriksaan Kartu Tanda Penduduk). Sama halnya orang yang baru masuk di daerah yang belum pernah dimasuki,” ujar Letkol Laut Tonny Sundah menerangkan.

Danlanal Gorontalo berharap, dengan bantuan akomodasi ini bisa meringankan beban para korban bencana alam di Palu.
“Mewakili keluarga besar Lanal Gorontalo, saya mengucapkan turut berduka cita yang sangat besar atas bencana yang terjadi di Palu dan Donggala” ungkap Letkol Tonny Sundah.

Sementara itu Korem 133/Nani Wartabone Gorontalo kembali mengawal dan mengirimkan bantuan logistik untuk korban gempa Palu, Donggala dan Sigi. Pengiriman bantuan dipimpin Lettu Chb Nurbudi yang sehari-harinya menjabat Danton Komunikasi Yonif 713/Satya Tama bersama 14orang prajurit dan 124 relawan.

Kepala Penerangan Korem 133/Nani Wartabone Mayor Inf. Fathan Ali menjelaskan, bantuan logistik yang dikawal dan dikirim Korem 133/NW bersal dari Pengurus Masjid Baitul Rahman Bandara Djalaluddin Gorontalo, CSR PT AKR, MUI Provinsi Gorontalo, masyarakat Bone Bolango, IAIN Sultan Amai Gorontalo, Relawan Muhammadiyah, Pramuka Peduli, Satpol PP, Basarnas Provinsi Gorontalo serta Dinas Sosial Provinsi Gorontalo.

“Bantuan yang dikirim berupa sembako, pakaian, air mineral, BBM, serta obat-obatan dan peralatan evakuasi korban. Bantuan-bantuan tersebut dibawa menggunakan 31 kendaraan beragam jenis,” ujar Mayor Fathan Ali.

Lebih lanjut Mayor Fathan Ali menyampaikan, pengawalan bantuan logistik korban bencana tetap megacu pada situasi dan kondisi di perjalanan. Sehingga bantuan logistik sampai ke sasaran yang akan dituju.

“Korem 133/Nani Wartabone tetap eksis dalam membantu pengawalan dan pengiriman bantuan logistik bagi masyarakat yang akan berpartisipasi mengirimkan bantuan logistik ke wilayah gempa Palu, Donggala dan Sigi,” ungkap pria yang pernah bertugas di Korem 131/Santiago, Sulawesi Utara itu.(tr-59/san/gp/hg)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar