Gorontalo

Pekerjaan Bendungan Bulango Ulu Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

×

Pekerjaan Bendungan Bulango Ulu Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

Share this article
Pekerjaan Bendungan Bulango Ulu Ditargetkan Rampung Akhir Tahun
Penjagub Ismail saat meninjau pekerjaan Bendungan Bulango Ulu di Desa Tuloa, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (16/3/2024). (Foto: Diskominfotik)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menargetkan pekerjaan pembangunan Bendungan Bulango Ulu akan selesai akhir tahun 2024 nanti.

Berita Terkait:  Penjagub Buka Bersama dan Serahkan Hibah Rp 100 Juta di Masjid An-Nur

Hal tersebut disampaikan Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya saat meninjau pekerjaan Bendungan Bulango Ulu di Desa Tuloa, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (16/3/2024).

“Pembangunan Bendungan Bulango Ulu ini diharapkan selesai akhir tahun 2024. Kita targetkan akan diresmikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo sebelum beliau mengakhiri masa jabatannya,” kata Ismail.

Berita Terkait:  Harga Pangan Melonjak, Pemprov Gorontalo Hadirkan Pasar Murah untuk Warga Taluditi

Dirinya mengungkapkan, saat ini masih terdapat beberapa bidang tanah yang harus dibebaskan untuk menyelesaikan Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Dimana, sebagian dana pembebasannya sudah dititip di pengadilan, ada yang sedang dalam pengajuan, serta dalam tahap penyelesaian.

Berita Terkait:  Pramuka Harus jadi Wadah Pembinaan Karakter, Penegasan Gubernur Gusnar di Kemah Bakti Restorasi

Dari sebagian bidang tanah itu ada yang merupakan milik Pemerintah Provinsi Gorontalo yaitu SMA Negeri 1 Bulango Ulu, dan ada pula SMP dan SD milik Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

Terhadap fasilitas pendidikan tersebut, Penjagub Ismail telah menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah untuk mencari lahan yang menjadi lokasi pembangunan gedung sekolah yang baru.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Sampaikan Duka atas Wafatnya Rustam Akili

Untuk diketahui, pembangunan Bendungan Bulango Ulu membutuhkan lahan mencapai 1.723 bidang dengan luas 1.196 hektar.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.161 bidang atau seluas 781 hektar sudah dibayarkan.(Rilis)